Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Baru 4 Bulan Diresmikan Lampu dan Ornamen Jembatan Kabanaran Rusak
Tiang lampu Jembatan Kabanaran patah. (IDN Times/Daruwaskita)
  • Beberapa lampu dan ornamen Jembatan Kabanaran yang baru diresmikan Presiden Prabowo mengalami kerusakan meski masih dalam masa pemeliharaan oleh pemenang tender.
  • Wakil Bupati Bantul meminta pihak rekanan segera memperbaiki lampu rusak agar tidak mengganggu keindahan serta keselamatan pengguna jembatan pada malam hari.
  • Pemerintah daerah dan DPRD Bantul berharap perbaikan selesai sebelum libur Lebaran karena jembatan ini diprediksi ramai dilalui wisatawan dan pemudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Beberapa bagian Jembatan Kabanaran yang sebelumnya disebut Jembatan Pandansimo alami kerusakan. Yaitu pada lampu penerangan jalan umum dan ornamen gunungan. Jembatan yang menelan anggaran Rp800 miliar ini baru diresmikan oleh Presiden Prabowo pada Rabu (19/11/2025).

Waki Bupati Bantul, Aris Suharyanta mengatakan jembatan saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh pemenang tender dan belum diserahkan ke Pemda DIY, Pemkab Bantul atau Kulon Progo.


1. ‎Minta pemenang tender segera perbaiki lampu yang rusak‎

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta. (IDN Times/Daruwaskita)

Perbaikan lampu yang rusak kata Aris diharapkan sebelum libur Lebaran oleh Kementerian PU  melalui rekanan pemenang tender pembangunan jembatan.

‎"Pihak rekanan pemenang tender ada perwakilannya di Jogja untuk segera memperbaiki kerusakan lampu atau lainnya," tandas mantan Kepala DPUPKP Bantul ini.

2. ‎Lampu rusak ganggu keindahan Jembatan Pandansimo

Ornamen Jembatan Kabanaran mengalami kerusakan. (IDN Times/Daruwaskita)

Lebih lanjut Aris menyatakan jembatan ini dipastikan akan ramai dilalui wisatawan, sekaligus sebagai pintu masuk destinasi wisata pantai selatan Bantul dari sisi barat.‎

‎"Ya tentunya kalau tidak segera diperbaiki akan mengurangi keindahan jembatan dan jika lampu penerangan jalan umum atau lampu jembatan padam, maka cukup berbahaya untuk keselamatan pengguna jembatan karena akan gelap saat malam hari," tuturnya.

‎Aris nenambahkan Jembatan Kabanaran merupakan destinasi wisata yang akan menjaid tujuan perantaupemudik. "Saya berkeyakinan orang-orang yang merantau dan pulang kampung ingin melihat karena ceritanya merupakan jembatan terpanjang di Jogja, indah serta bagus."

3. ‎Perbaikan lampu diharapkan selesai sebelum libur Lebaran‎

Tiang lampu Jembatan Kabanaran patah. (IDN Times/Daruwaskita)

Senada Ketua Komisi C DPRD Bantul, Nur Subiyantoro mengatakan jembatan saat ini masih dalam masa pemeliharaan dari pemenang tender, diharapkan kerusakan lampu jembatan segera diperbaiki.

‎"Kami berharap perbaikan lampu sudah selesai sebelum libur Lebaran, karena akan dilalui banyak pengendara yang penasaran keindahan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo," pungkas Nur.

Editorial Team