Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8,2 Juta Orang Bakal ke Jogja Saat Lebaran, Ini Antisipasi Polda

8,2 Juta Orang Bakal ke Jogja Saat Lebaran, Ini Antisipasi Polda
Potret Tugu Pal Putih Yogyakarta. (IDN Times/Tunggul Damarjati)
Intinya Sih
  • Sebanyak 8,2 juta orang diprediksi masuk ke DIY saat Lebaran, memicu potensi kepadatan lalu lintas dan gangguan keamanan di berbagai simpul transportasi utama seperti stasiun dan bandara.
  • Polda DIY bersama instansi terkait akan menggelar Operasi Ketupat Progo 2026 pada 13–25 Maret dengan 25 pos pengamanan tersebar di seluruh wilayah untuk menjaga kelancaran arus mudik.
  • Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama menyiapkan rest area di tempat ibadah serta posko kesehatan 24 jam agar masyarakat tetap nyaman dan aman selama libur Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Yogyakarta, IDN Times - Sebanyak 8,2 juta orang diprediksi masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama masa Lebaran tahun ini. Jumlah itu berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hasil survei tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait kesiapan pengamanan arus mudik Idulfitri, yang diikuti jajaran Pemda, Polri, TNI dan berbagai instansi terkait lainnya.

1. Mobilitas tinggi berpotensi timbulkan kerawanan

 Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono
Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono (IDN TImes/Tunggul Damarjati)

Kapolda DIY, Anggoro Sukartono mengatakan tingginya mobilitas masyarakat ke DIY saat musim mudik berpotensi memunculkan sejumlah kerawanan. Selain kepadatan lalu lintas, meningkatnya aktivitas masyarakat juga dapat memicu gangguan keamanan hingga potensi bencana yang dipengaruhi faktor cuaca.

"Mobilitas masyarakat yang sangat tinggi tentu akan memunculkan titik-titik kerawanan. Karena itu rapat koordinasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh stakeholder siap menghadapi kondisi tersebut," ujar Anggoro.

Selama periode mudik, beberapa simpul transportasi diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan. Di antaranya Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan yang selama ini menjadi pintu masuk utama penumpang kereta api ke Yogyakarta.

Selain itu, pergerakan penumpang juga diprediksi meningkat di Bandara Adisutjipto dan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Kedua bandara tersebut menjadi akses utama masyarakat yang datang ke Yogyakarta melalui jalur udara.

2. Operasi Ketupat Progo digelar mulai 13-25 Maret 2026

Lonjakan kunjungan juga diperkirakan terjadi di sejumlah kawasan wisata. Kondisi ini berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di berbagai ruas jalan menuju destinasi wisata maupun pusat keramaian kota.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian bersama instansi terkait akan menggelar Operasi Ketupat Progo 2026 yang dilaksanakan secara serentak mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

"Akan ada 25 pos pengamanan Polri yang tersebar di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, baik kota maupun kabupaten, dan pada titik-titik tertentu jumlah personelnya akan diperbanyak," jelas Anggoro.

3. Layanan kesehatan dan rest area disiapkan

Ilustrasi posko kesehatan di arus mudik lebaran 2024 ( ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Ilustrasi posko kesehatan di arus mudik lebaran 2024 ( ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Selain pengamanan, berbagai instansi juga menyiapkan dukungan layanan bagi masyarakat selama libur Lebaran. Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama akan menyediakan fasilitas rest area di sejumlah tempat ibadah yang telah ditunjuk.

Dinas Kesehatan juga menyiapkan posko pelayanan kesehatan yang beroperasi selama 24 jam sebagai bentuk kesiapsiagaan. "Walaupun terdapat libur panjang, dipastikan rumah sakit dan puskesmas tetap beroperasi 24 jam," ujar Anggoro.

Lewat koordinasi lintas sektor ini, pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder berharap pengamanan arus mudik dan libur lebaran di DIY berjalan lancar serta aman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More