Polisi Sebut tak Ada Aliran Dana Daycare Aresha ke Dosen UGM-Hakim

- Polresta Yogyakarta memastikan tidak ada aliran dana dari Yayasan Daycare Little Aresha kepada dosen UGM Cahyaningrum Dewojati maupun hakim Rafid Ihsan Lubis.
- Ketua yayasan DK diketahui mengambil foto Cahyaningrum dari situs universitas tanpa izin untuk dicantumkan dalam struktur kepengurusan yayasan.
- Polisi akan memeriksa hakim Rafid Ihsan Lubis pada 12 Juni setelah sebelumnya menunda pemanggilan karena alasan kegiatan pribadi.
Yogyakarta, IDN Times - Polresta Yogyakarta menyebut ketua yayasan Daycare Little Aresha, DK mengambil foto dosen UGM, Cahyaningrum Dewojati untuk disertakan dalam struktur kepengurusan yayasan tempat penitipan anak tersebut. Polisi juga telah memastikan tak ada aliran dana dari yayasan atau daycare kepada Cahyaningrum.
Nama dan foto Cahyaningrum sendiri sebelumnya tersebar luas melalui poster beredar sebagai penasihat yayasan Little Aresha.
Cahyaningrum tak pernah berikan foto ke DK
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menyebut Cahyaningrum telah memberikan keterangannya soal namanya yang masuk dalam struktur Yayasan Aresha Indonesia Center.
"Keterangan yang bersangkutan itu waktu saat pendirian akte pendirian, nama beliau itu diminta. Diminta, lalu kita tanyakan, "Terus ketua yayasan mendapat foto-fotonya dari mana?" gitu," kata Adrian usai proses rekonstruksi dugaan kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Selasa (9/6/2026).
"Rupanya ketua yayasan itu membuka website dari universitas di mana dosen itu bekerja lalu mengambil di situ, di website itu diambil. Dan karena menurut pengakuan dari dosen itu, dia tidak pernah memberikan foto itu kepada ketua yayasan," sambungnya.
Tak ditemukan aliran dana ke Cahyaningrum

Lebih lanjut, Adrian menuturkan bahwa penyidik sejauh ini juga belum menemukan aliran dana dari yayasan kepada Cahyaningrum.
"Dari hasil kita juga kemarin sudah juga kita sudah dapati rekening koran, memang tidak ada yang mengarah ke yang bersangkutan," ujar Adrian.
Adrian menyebut antara DK dan Cahyaningrum ini punya hubungan keluarga. Ia mensinyalir ini membuat Cahyaningrum belum atau tidak membuat laporan kepolisian, meski namanya telah dicatut dan terseret dalam pusaran persoalan daycare ini.
"Sampai saat ini, sampai saat kemarin belum karena memang mereka ini ada hubungan keluarga ya sama ketua yayasan," ungkap Adrian.
Polisi periksa hakim besok tanggal 12 Juni
Selain Cahyaningrum, polresta sebelumnya juga telah menyebut DK telah mencatut Rafid Ihsan Lubis (RIL) yang kini hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tais, Bengkulu sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Aresha Indonesia Center.
Adrian memastikan sejauh ini tidak ada aliran dana yayasan yang diterima oleh Rafid. Namun demikian, polisi masih akan memeriksa lebih lanjut yang bersangkutan pada 12 Juni besok.
"Kemarin kita sudah lakukan pemanggilan namun yang bersangkutan minta minta tunda di tanggal 12 karena ada kegiatan," pungkas Adrian.














