Zulhas Tantang Diskusi MBG, Ketua BEM UGM: Fokus Angkat Beras Saja

- Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, menolak tantangan diskusi dari Menko Pangan Zulkifli Hasan dan menyindir agar Zulhas fokus mengangkat beras saja.
- Tiyo menegaskan hanya ingin berdiskusi soal program Makan Bergizi Gratis langsung dengan Presiden Prabowo Subianto karena dianggap sebagai penggagas utama program tersebut.
- Zulhas sebelumnya menantang Tiyo untuk berdiskusi dan meminta agar kandungan gizi dalam menu MBG selama Ramadan tetap diperhatikan sesuai standar.
Yogyakarta, IDN Times – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, menjawab tantangan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk diskusi langsung soal Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak berkomentar banyak, Tiyo meminta Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan untuk angkat-angkat beras saja.
“Yang kami undang Presiden (diskusi soal MBG). Pak Zulhas fokus angkat-angkat beras saja,” ujar Tiyo, Kamis (26/2/2026).
Sentilan dari Tiyo itu tidak lepas dari aksi Zulhas memanggul beras saat bencana di Sumatra beberapa waktu lalu. Aksi Ketua Umum PAN tersebut banyak menjadi sorotan, viral di media sosial, dan menjadi perdebatan publik.
1. Tegaskan hanya mau diskusi dengan Prabowo

Tiyo menegaskan bahwa pihaknya hanya mau berdiskusi saol MBG ini dengan Presiden Prabowo Subianto. Bukan tanpa alasan, Tiyo hanya mau berdiskusi dengan Prabowo. Menurutnya Prabowo-lah yang paling ngotot dengan program ini.
Tiyo menyebut bahwa jajaran di pemerintah lainnya, hanya mengikuti presiden Prabowo. “Dia (Prabowo) yang paling ngotot soal MBG. Lainnya kan ABS (Asal Bapak Senang) saja itu,” kata Tiyo.
Dirinya juga menyentil program MBG di momen Ramadan kali ini. Hal itu tidak lepas karena menu MBG yang dihadirkan. “Pada bulan Ramadan, konon setan dipenjara. Tapi sejak lihat menu MBG, saya tidak percaya itu,” ujar Tiyo.
2. Zulhas menantang Tiyo berdiskusi

Diketahui sebelumnya, Zulhas terang-terangn menantang Tiyo untuk berdiskusi secara langsung dengan dirinya. "Bilang kalau nggak jelas datang ke saya. Silahkan diskusi sama saya," terangnya saat mengunjungi CV Telur Intan Desa Kambingan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang pada Selasa (24/2/2026).
Di Kota Malang, Zulkifli Hasan juga mendatangi beberapa sekolah yang menerima MBG seperti di SMA Negeri 3 Kota Malang. Di sana ia menginstruksikan agar MBG terus berjalan saat bulan puasa.
"Sekolah yang umum diganti (MBG) kering, kalau yang pondok waktunya (MBG) digeser saat maghrib. Ibu menyusui atau balita tetap dapat makan, yang non-muslim juga tetap dapat makan," tegasnya
3. Zulhas minta perhatikan kandungan gizi MBG

Lebih lanjut, Zulhas juga mengungkapkan setiap ahli gizi di SPPG untuk memperhatikan kandungan gizi di setiap menu MBG selama bulan puasa. Setiap menu makanan juga wajib diperhatikan dan tidak boleh asal-asalan.
"Gak ada (instruksi khusus), yang terpenting memenuhi standar gizi. Harus ada protein, karbohidrat, dan serat," pungkasnya.


















