Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengukuhkan empat guru besar baru di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD, Sabtu (18/4/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Koordinator Kopertais Wilayah III DIY, Prof. Noorhaidi Hasan mengungkapkan pengukuhan guru besar ini bukan hanya acara seremonial akademik, tapi merupakan momentum penting. “Momentum bersejarah menyaksikan lahirnya intelektual terdepan yang memiliki kematangan intelektual, kedalaman ilmu, serta jejak pengabdian yang panjang terhadap ilmu pengetahuan dan kemasyarakatan,” ujar Prof. Noorhaidi.
Momentum kali ini semakin istimewa karena keempatnya perempuan. Ia menyebut pengukuhan guru besar ini sekaligus menjadi indikator utama tentang keberhasilan UAD menempatkan diri sebagai perguruan tinggi unggul dan memiliki daya saing nasional bahkan internasional.
Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Prof. Ahmad Muttaqin berpesan agar kewajiban riset dan mengembangkan ilmu harus tetap berjalan.
“Kalau dilihat dari keempat bidang keahlian dari setiap guru besar ini, apabila dikolaborasikan akan menghasilkan unifikasi ilmu. Orientasi ilmu yang kita kembangkan harus transenden, kita tetaplah hamba Allah yang diberi fasilitas ilmu untuk memberikan manfaat kepada sesama,” ucap Prof. Ahmad.