Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Minat Pemakaian Kendaraan Listrik di DIY Meningkat, SPKLU Terus Tumbuh

Minat Pemakaian Kendaraan Listrik di DIY Meningkat, SPKLU Terus Tumbuh
INDOMOBIL Expo Jogja, di Main Atrium Pakuwon Mall Jogja. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Intinya Sih
  • Minat masyarakat DIY terhadap kendaraan listrik meningkat pesat, tercermin dari lonjakan jumlah kendaraan berpelat AB dan transaksi pengisian daya yang naik hampir tiga kali lipat tiap tahun.
  • INDOMOBIL Expo Jogja menghadirkan berbagai merek kendaraan listrik global serta sesi test drive untuk memperkenalkan efisiensi, kenyamanan, dan kemudahan kepemilikan EV kepada masyarakat perkotaan.
  • Infrastruktur SPKLU di DIY dan Jawa Tengah terus berkembang dengan puluhan titik pengisian publik serta ratusan home charging guna mendukung target Net Zero Emission nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sleman, IDN Times – Minat terhadap kendaraan listrik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kian meningkat. Infrastruktur penunjang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pun terus bertambah.

Berdasarkan data terkini, jumlah kendaraan listrik berpelat AB di DIY telah mencapai sekitar 1.200 unit mobil listrik dan lebih dari 3.000 kendaraan listrik roda dua. Pertumbuhan transaksi pengisian daya kendaraan listrik di DIY bahkan meningkat hampir tiga kali lipat secara tahunan, menandakan semakin tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. 

“Momentum ini memperlihatkan bahwa kendaraan listrik kini semakin cocok digunakan di DIY dan kota-kota sekitarnya seperti Semarang dan Solo yang memiliki karakter mobilitas urban, destinasi wisata, hingga perjalanan antarkota dengan jarak relatif ideal untuk penggunaan EV sehari-hari,” ujar CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo, di Pakuwon Mall Jogja, Selasa (12/5/2026).

1. Kendaraan listrik dinilai lebih efisien

CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Santiko juga mengatakan masyarakat semakin mempertimbangkan efisiensi biaya operasional kendaraan listrik di tengah dinamika harga BBM dan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat. Kendaraan listrik dinilai mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih efisien, nyaman, serta biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan konvensional.

Merespons peningkatan kendaraan listrik, INDOMOBIL Dealership Group menggelar INDOMOBIL Expo Jogja, di Main Atrium Pakuwon Mall Jogja, pada Selasa (12/5/2026)–Minggu (17/5/2026). INDOMOBIL Expo Jogja menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik sekaligus merasakan langsung pengalaman berkendara EV yang kini semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.

Santiko mengatakan INDOMOBIL Expo Jogja hadir bukan sekadar sebagai pameran otomotif, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas masa depan yang semakin mudah diakses masyarakat. “Melalui INDOMOBIL Expo Jogja, kami ingin memperlihatkan bahwa kendaraan listrik kini semakin relevan untuk kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, termasuk di DIY dan Jawa Tengah. Tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga kemudahan kepemilikan, efisiensi penggunaan, serta kesiapan ekosistem pendukungnya,” ujar Santiko.

2. Hadirkan pilihan kendaraan listrik

INDOMOBIL Expo Jogja, di Main Atrium Pakuwon Mall Jogja. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
INDOMOBIL Expo Jogja, di Main Atrium Pakuwon Mall Jogja. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Dalam ajang tersebut, INDOMOBIL Group menghadirkan berbagai brand kendaraan listrik global dalam satu atap, mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus,Volkswagen, hingga Indomobil eMotor sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia.

Berbagai model kendaraan listrik yang ditampilkan meliputi AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Deepal S07, Citroën eC3, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, Volkswagen ID. Buzz, hingga lini kendaraan roda dua dari Indomobil eMotor. Setiap model menawarkan karakter berbeda untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat modern, mulai dari kendaraan urban harian, mobil keluarga, hingga kendaraan premium berbasis teknologi masa depan.

Tidak hanya menampilkan unit display, pengunjung juga dapat mencoba langsung berbagai kendaraan listrik melalui sesi test drive dan test ride selama pameran berlangsung. Pengalaman langsung ini dihadirkan untuk memberikan pemahaman yang lebih nyata mengenai kenyamanan, performa, serta kemudahan penggunaan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari.

3. Infrastruktur pendukung kendaraan listrik

Senior Manager Non Teknik Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Deny Setiawan. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Senior Manager Non Teknik Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Deny Setiawan. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Dari sisi infrastruktur, ekosistem kendaraan listrik di wilayah DIY dan Jawa Tengah juga terus berkembang. Saat ini, DIY telah memiliki SPKLU Center pertama yang berlokasi di kawasan Bantul, serta puluhan titik SPKLU yang tersebar di area perkotaan, pusat perbelanjaan, hotel, hingga jalur antarkota dan kawasan wisata. Kondisi ini membuat penggunaan kendaraan listrik di wilayah DIY dan Jawa Tengah semakin praktis, termasuk untuk perjalanan menuju Semarang, Solo, maupun kota-kota sekitarnya.

“Kami terus memperluas jangkauan SPKLU. Kami punya 35 mesin SPKLU, kemudian dari swasta ada 73 yang tersedia. Belum lagi, ada home charging sebanyak 700,” ungkap Senior Manager Non Teknik Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Deny Setiawan.

Deny mengungkapkan perluasan layanan SPKLU hingga home charging tersebut tidak lepas dari pertumbuhan kendaraan listrik yang signifikan. “Daya setiap tahun mengalami peningkatan. Tahun ini dibanding yang lalu meningkat 4-5 kali lipat,” kata Deny.

Deny menyebut pengembangan SPKLU hingga layanan home charging sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission. “Masyarakat juga tidak perlu ragu beralih ke kendaraan listrik,” ungkapnya.

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More