Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Merapi Keluarkan Awan Panas Sejauh 2 Ribu Meter, Pekan Ini Terjadi 3 Kali

Kab. Sleman
Merapi Keluarkan Awan Panas Sejauh 2 Ribu Meter, Pekan Ini Terjadi 3 Kali
Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
  • Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran sejauh 2.000 meter ke arah barat daya pada 29 Agustus 2026, menuju hulu Sungai Sat atau Putih.

  • Dalam periode 23–29 Agustus 2026, BPPTKG mencatat tiga kejadian awan panas guguran, seluruhnya meluncur hingga 2.000 meter ke sektor barat daya.

  • Status Merapi tetap Level III Siaga; warga dilarang beraktivitas di zona bahaya dan diminta mewaspadai lahar, awan panas, serta abu vulkanik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sleman, IDN Times - Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, hari ini, Sabtu (29/8/2026) mengeluarkan Awan Panas Guguran (APG) sejauh dua ribu meter ke arah Barat Daya.

Berdasarkan pantauan Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi dan Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas terjadi pukul 09:18 WIB, estimasi jarak luncur dua ribu meter dengan amplitudo maksimal 31,9 mm durasi 142,28 detik mengarah ke hulu Sungai Sat atau Sungai Putih.

Selama sepekan mulai 23 - 29 Agustus 2026, Gunung Merapi mengeluarkan tiga kali awan panas dengan jarak lunsur hingga dua ribu meter. BPPTKG mencatat, selain awan panas hari ini, terjadi pada Selasa, (25/08/2026) pukul 11:04 WIB. Estimasi jarak luncur dua ribu meter dengan amplitudo maksimal 59,3 mm durasi 142,81 detik, mengarah ke Barat Daya ke hulu sungai Sat atau Putih

Awan panas kedua terjadi pada Jumat, (28/08/2026), pukul 21:22 WIB, estimasi jarak luncur dua ribu meter dengan amplitudo maksimal 87,74 mm durasi 116,97 detik, mengarah ke Barat Daya atau ke hulu Sungai Sat atau Putih.

  1. Sattus Merapi tetap Siaga

    Ruang monitoring Gunung Merapi. (Dok. BPPTKG)
    Ruang monitoring Gunung Merapi. (Dok. BPPTKG)

    BPPTKG menyatakan hingga hari ini status Gunung Merapi masih bertahan di Level III (Siaga). Dalam keterangan tertulis BPPTKG mengeluarkan 6 rekomendasi, yaitu:

    1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

    2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya

    3. Masyarakat tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

    4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

    5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

    6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More