Peresmian Apotek Unisia 24 di Condongcatur, Depok, Sleman. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Direktur PT Unisia Polifarma, Novi Dwi Ruguarti, menyebut kehadiran cabang ini sebagai bagian dari langkah bertahap memperluas jangkauan layanan. Sebelumnya, jaringan Apotek Unisia telah lebih dulu hadir di sejumlah titik seperti kawasan Kampus Terpadu UII, Gentan, Murangan, Palagan, hingga pusat kota Yogyakarta. “Ini cabang ke-6 yang kami dirikan, di dekat FBE UII,” ujarnya di sela peresmian, Selasa (21/4/2026).
Namun di balik angka ekspansi itu, ada perubahan pola kebutuhan masyarakat yang turut mendorongnya. Kawasan Condongcatur, misalnya, bukan hanya dihuni warga tetap, tetapi juga ribuan mahasiswa dengan mobilitas tinggi. Kebutuhan akan layanan kesehatan yang praktis, bahkan instan, menjadi semakin terasa.
Apotek yang berada di bawah Yayasan Badan Wakaf UII ini mencoba menjawabnya dengan cara yang sederhana, mendekatkan layanan. Tak hanya secara fisik, tetapi juga lewat akses digital. Pemesanan obat bisa dilakukan melalui ponsel, lalu diantar ke rumah. Sebuah layanan yang kini semakin relevan di tengah gaya hidup serba cepat.
“Layanan kami memang utamanya berupa layanan obat dan perbekalan farmasi yang tentu dengan berbagai kemudahan. Tinggal buka handphone, kirim WhatsApp ke tempat kami, kami akan antar. Ada di tempat kami layanan delivery order,” ucap Novi.