- Jalur Sustainable Project, bagi pendaftar yang memiliki portofolio proyek atau gerakan keberlanjutan.
- Jalur Talenta, bagi calon mahasiswa yang aktif di masyarakat dan memiliki prestasi nonakademik.
- Jalur Khusus Pesantren, bagi santri yang memperoleh rekomendasi dari pengasuh pondok pesantren.
- Jalur Afirmasi, bagi calon mahasiswa berbakat yang memiliki keterbatasan struktural maupun geografis.
UNU Jogja Buka Beasiswa Talenta Lestari 2026, Kuliah Gratis untuk 100 Mahasiswa

- UNU Jogja meluncurkan Beasiswa Talenta Lestari 2026 bersama YABN dan AlamTri, menyediakan kuliah gratis empat tahun bagi 100 mahasiswa dari seluruh Indonesia, terutama santri dan keluarga prasejahtera.
- Program ini tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga membekali penerima dengan pelatihan kepemimpinan, bahasa Inggris, serta pendampingan proyek keberlanjutan untuk mencetak inovator muda berorientasi SDGs dan ESG.
- Tersedia sembilan program studi dan empat jalur seleksi—Sustainable Project, Talenta, Khusus Pesantren, serta Afirmasi—sebagai bagian komitmen UNU Jogja terhadap pendidikan berkelanjutan dan pengembangan riset ramah lingkungan.
Sleman, IDN Times - Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) meluncurkan Program Beasiswa Talenta Lestari 2026 bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) dan PT Alamtri Resources Indonesia (AlamTri).
Program ini menyediakan beasiswa penuh bagi 100 mahasiswa selama empat tahun untuk mencetak talenta muda yang siap menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan.
Program tersebut menyasar lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia, terutama santri dan calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Selain biaya kuliah, penerima beasiswa juga akan mendapatkan pelatihan kepemimpinan, bahasa Inggris, hingga pendampingan mengembangkan proyek keberlanjutan.
Peluncuran beasiswa ini menjadi respons terhadap besarnya peran generasi muda dalam menghadapi bonus demografi Indonesia sekaligus mengejar target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Beasiswa dirancang mencetak inovator di bidang keberlanjutan

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pendanaan Kreatif UNU Jogja, Ian Agisti Dewi Rani, mengatakan Beasiswa Talenta Lestari tidak hanya berfokus pada bantuan biaya pendidikan, tetapi juga membangun kapasitas mahasiswa agar mampu menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
"UNU Jogja berkomitmen melahirkan lulusan yang profesional dan siap menjawab tantangan global. Melalui pilar Future Studies, fokus institusi diarahkan pada penyelesaian kemiskinan, pendidikan berkualitas, percepatan inovasi industri, krisis iklim dan kerja sama berkelanjutan," papar Ian dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Ian mengatakan, mahasiswa penerima beasiswa akan dibina selama empat tahun melalui berbagai pelatihan, mulai dari penguatan kepemimpinan, kemampuan bahasa Inggris, hingga pengembangan proyek keberlanjutan.
"Salah satu tujuannya nanti mahasiswa mampu melakukan akselerasi inovasi berkelanjutan melalui inkubasi ide-ide mahasiswa menjadi sustainable projects yang nyata dan menghasilkan beragam luaran," tuturnya.
Menurutnya, program tersebut juga dirancang agar selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi sekaligus mendukung pencapaian sejumlah target SDGs, seperti pendidikan berkualitas, pengentasan kemiskinan, inovasi industri, aksi iklim, dan kemitraan.
Dibuka untuk sembilan program studi, tersedia empat jalur seleksi

Beasiswa Talenta Lestari dapat diikuti mahasiswa angkatan 2026 pada sembilan program studi, yakni Agribisnis, Teknologi Hasil Pangan, Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Teknik Informatika, Teknik Elektro, dan Studi Islam Interdisipliner.
Pendaftaran dibuka mulai 21 Juli hingga 12 Agustus 2026 melalui empat jalur seleksi, yaitu:
Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie, mengatakan program tersebut diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus melahirkan pemimpin masa depan yang peduli terhadap isu keberlanjutan.
"Keberlanjutan bukan sekadar tentang hari esok, melainkan tentang bagaimana kita membangun sistem, kepemimpinan, dan tata kelola yang tangguh mulai hari ini. Melalui Beasiswa Talenta Lestari bersama UNU Jogja, kami berkomitmen untuk melahirkan calon pemimpin masa depan bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian, dan kemampuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan di berbagai sektor," ujar Zuraida.
Jadi bagian dari komitmen UNU Jogja pada isu lingkungan

Program Beasiswa Talenta Lestari menjadi bagian dari komitmen UNU Jogja dalam mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan. Kampus tersebut sebelumnya juga membentuk Decarbonomics Center, pusat studi yang berfokus pada isu dekarbonisasi dan pengurangan emisi karbon.
Di bidang riset, dosen Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja, Elok Pawening Maharani, mengembangkan kemasan pangan ramah lingkungan berbahan pati berpori beras dan minyak atsiri kayu manis. Penelitian itu telah dipresentasikan pada The 11th International Conference on Composite Materials and Material Engineering 2026 di Tokyo University of Science, Jepang.
Sementara itu, mahasiswa Teknik Elektro mengembangkan Pilah.in, tempat sampah otomatis untuk membantu masyarakat memilah sampah. Ada pula gim edukasi "Santri: Seeds of Hope" yang mengenalkan konsep ekonomi sirkular di lingkungan pesantren. Gim tersebut menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada ajang QS ImpACT Skills Challenge 2026 dan meraih penghargaan Special Jury Recognition.

















