Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Terjatuh dari Motor, Anggota Damkarmat Gunungkidul Meninggal Dunia
Ilustrasi meninggal (IDN Times/Sukma)
  • Rudi Indratna, anggota Damkarmat BPBD Gunungkidul, meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Wonosari akibat insiden terjatuh dari motor di Simpang Empat Alun-Alun Wonosari.
  • Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Rudi mengalami pembengkakan jantung yang menekan paru-paru hingga menyebabkan gangguan pernapasan dan kehilangan kesadaran saat berkendara.
  • Pemakaman dilakukan secara kedinasan di Gadungsari, Wonosari, dihadiri seluruh personel Damkarmat dan BPBD Gunungkidul; Rudi dikenal sebagai atlet voli andalan instansi tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Gunungkidul, IDN Times - Seorang anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Rudi Indratna (56) meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026). Rudi meninggal setelah menjalani perawatan beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari.

Sebelum meninggal dunia, almarhum mengalami insiden terjatuh dari sepeda motor yang dinaikinya hingga tak sadarkan diri. Kejadian yang menimpa Rudi terjadi di lampu APILL Simpang Empat Alun-Alun Wonosari pada Rabu (6/5/2026) terekam kamera hingga viral di media sosial.

"Pengendara pingsan di Bangjo Pemkab Gunungkidul, semoga segera sembuh," tulis akun Instagram @ceritagunungkidul.

Kepala Pelaksanan BPBD, Gunungkidul, Purwono membenarkan Rudi Indratna (56) meninggal dunia di rumah sakit dan jenazah telah dimakamkan pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

‎"Almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga yang ada di Gadungsari, Wonosari pada Minggu (10/5/2016) kemarin," ungkapnya, Senin (11/5/2026).

1. ‎ Atlet voli BPBD Gunungkidul

Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko mengatakan pemakaman Rudi dilakukan secara kedinasan dan dihadiri oleh seluruh personel dari Damkarmat dan BPBD Gunungkidul.

‎"Ya sebenarnya kita kaget, kok Pak Rudi kena serangan jantung sebab tes kebugaran bagi anggota Damkarmat hasilnya bagus. Pak Rudi ini atlet voli andalan dari BPBD Gunungkidul," ungkapnya, Senin (11/5/2025) malam.

Handoko menjelaskan pada Senin (12/5/2026) malam seluruh anggota Damkarmat melakukan doa bersama di rumah duka Rudi. ‎"Ini baru saja saya pulang sampai rumah dari rumah duka Pak Rudi untuk doa bersama tiga hari meninggalnya Pak Rudi," jelasnya.

2. ‎Alami gangguan pernapasan

Ilustrasi serangan jantung (pixabay.com/mohamed_hassan)

Handoko mengatakan pasca kejadian korban langsung dibawa ke RSUD Wonosari. Hasil pemeriksaan medis yang bersangkutan mengalami pembengkakan jantung.

‎‎"Pak Rudi dirawat di ruang ICU RSUD Wonosari dalam kondisi tak sadarkan diri," katanya.

Handoko juga menjelaskan informasi berdasarkan informasi petugas medis, Rudi mengalami gangguan jantung. Pembengkakan jantung ini mendesak paru-paru hingga sulit untuk bernafas hingga akhirnya terjatuh dari sepeda motor.

‎‎"Jadi itu penyebab Rudi terjatuh dari sepeda motor kemudian terekam kamera dan menjadi viral setelah diunggah di media sosial," ucapnya.

3. ‎Terjatuh dari sepeda motor saat pulang kerja

Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Arief Rahmat)

Handoko menambahkan Rudi terjatuh dari sepeda motor saat perjalanan pulang ke rumah setelah selesai piket pada Rabu (6/5/2026). Ketika terjatuh dari motor, sudah tidak sadarkan diri. Beruntung pengendara lainnya yang berhenti di lampu APILL langsung menolong dan membawanya ke RSUD Wonosari, Gunungkidul.

‎"Sempat dilakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) dua kali," ujarnya.

Editorial Team