Yogyakarta, IDN Times – Kenaikan biaya hidup masih menjadi tekanan yang dirasakan banyak masyarakat Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, harga kebutuhan pokok, energi, hingga transportasi terus menunjukkan tren meningkat. Kondisi ini mendorong naiknya standar hidup layak sekaligus meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan standar hidup layak nasional meningkat 3,71 persen pada 2024, melanjutkan tren kenaikan sejak 2022. Peningkatan ini antara lain dipicu oleh mahalnya harga bahan pokok, dengan inflasi pangan tercatat mencapai 4,58 persen pada 2025. Selain itu, biaya energi dan transportasi juga mengalami kenaikan.
Tekanan harga bahkan masih terlihat pada awal 2026. Tingkat inflasi yang berada di angka 2,92 persen pada Desember 2025 meningkat menjadi 3,55 persen pada Januari 2026. Sejumlah lembaga internasional memproyeksikan inflasi Indonesia akan bertahan di kisaran 2-2,5 persen hingga 2030, yang menandakan potensi kenaikan harga secara bertahap masih akan berlangsung dalam jangka panjang.
