Minyak goreng merek MinyaKita dijual Kopdes Pendrikan Lor Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Zulhas menyebut Minyakita jadi rebutan di semua kalangan masyarakat. Padahal, Minyakita diproduksi khusus untuk kebutuhan masyarakat kecil di pasar tradisional saja.
"Minyakita itu kan tadinya minyak yang ada di pasar, namanya minyak curah. Zaman saya Mendag, minyak curah itu kita kasih packaging, namanya Minyakita. Minyak itu sebetulnya untuk di pasar tradisional. Namun saat ini semua orang membeli Minyakita, termasuk dijual di supermarket," ujar Zulhas ditemui usai meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Depok, Sleman, Kamis (16/4/2026).
Fenomena inilah yang menurut Zulhas menjadi salah satu penyebab pasokan Minyakita di pasaran cepat habis.