Sleman, IDN Times - Pemerintahan Presiden Joko Widodo membangun jalan tol sepanjang 1.720 kilometer sejak menjabat pada tahun 2014 lalu. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Danang Parikesit, menjelaskan saat Jokowi mulai menjabat di 2014, panjang ruas tol yang beroperasi sepanjang 780 km. Saat ini berdasar data terakhir dari BPJT, jalan tol yang telah dibangun sepanjang 2.500 km. Danang membandingkan pembangunan tol di era Jokowi dengan periode sebelumnya.
"Kalau periode sebelumnya itu selama 10 tahun itu ada 9 ruas yang dimulai dibangun 223,8 kilometer. Sedangkan di periode Pak Jokowi 1.527,7 kilometer itu diselesaikan dan diresmikan. Jadi saya kira ini memberikan ilustrasi bahwa memang di periode sekarang ini ada akselerasi yang luar biasa," kata Danang saat Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan UGM, di Ruang Sidang Pimpinan Gedung Pusat UGM, Senin (19/9/2022).
Selain itu, kata Danang, saat pemerintahan Jokowi, tidak hanya memprioritaskan pada pembangunan fisik saja, kualitas pembangunan jalan tol menjadi perhatian.
"Sudah tidak lagi bicara hanya akselerasi tetapi bicara kualitas. Jadi tidak hanya sekadar bikin tapi kualitasnya juga bagus," kata Danang Parikesit,
