Bahaya itu nyata, dan kembali terjadi. Kemarin sore, Minggu (22/3/2026), empat remaja nyaris meregang nyawa setelah terseret rip current di Pantai Parangtritis, Bantul. dua di antaranya bahkan sempat tenggelam sebelum berhasil dievakuasi tim SAR.
Kejadian serupa terus berulang setiap tahun di pantai selatan Yogyakarta: Januari 2025, 13 siswa SMPN 7 Mojokerto terseret arus di Pantai Drini, Gunungkidul, dan empat di antaranya meninggal dunia. Pelakunya selalu sama: rip current, arus tarik yang tak terlihat tapi mematikan.
Fenomena ini bukan sekadar ombak besar biasa. Ia adalah arus tersembunyi yang bergerak dari pantai menuju laut lepas dengan kecepatan tinggi, dan bisa menyeret siapa saja dalam hitungan detik. Lalu, apa sebenarnya rip current itu dan mengapa pantai selatan Jogja begitu rentan?
