Tunggu Proses Perizinan Gereja, Ini Lokasi Jemaat GMS Beribadah

- Bupati Bantul menegaskan jemaat Gereja Misi Sejahtera sementara tidak menggunakan bangunan di Glugo untuk ibadah sambil menunggu proses perizinan selesai.
- Kapolres Bantul menyebut jemaat GMS akan beribadah sementara di Pakuwon Mall, Sleman, sesuai kesepakatan bersama selama proses legalitas berlangsung.
- Ibadah jemaat GMS sebelumnya dibubarkan oleh ormas karena mempertanyakan izin bangunan baru di Glugo, dan kejadian itu sempat viral di media sosial.
Bantul, IDN Times - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) akan melaksanakan ibadah di tempat lain sementara proses perizinan di Glugo, Panggungharjo, Sewon berproses.
"Kemarin sudah disepakati untuk sementara bangunan itu tidak digunakan dulu untuk beribadah," kata Halim ditemui di Masjid Agung Manunggal, Bantul, Rabu (27/5/2026).
1. Harus penuhi syarat terlebih dahulu

Halim menyatakan sembari berproses, sesuai kesepakatan bangunan yang digunakan jemaat GMS di Glugo, Panggungharjo, untuk sementara tidak digunakan untuk beribadah.
"Jadi kita mengikuti kesepakatan yang sudah ada beberapa waktu yang lalu bahwa untuk sementara saudara-saudara kita, umat Kristen yang tergabung dalam GMS ini untuk tidak menggunakan dulu, ya. Biarlah ini kita berproses," terang Halim.
2. Jemaat GMS pindah ke mana?

Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto menambahkan, sembari menunggu legalitas, jemaat GMS akan beribadah di Pakuwon Mall, Sleman.
"Sembari menunggu proses perizinan ini keluar akan melaksanakan peribadatan (Jemaat GMS) di Pakuwon Mall. Kesepakatannya seperti itu," kata Bayu.
3. Viral pembubaran ibadah jemaat gereja di Bantul

Sebelumnya, aktivitas ibadah jemaat GMS di Glugo dibubarkan sekelompok organisasi masyarakat pada Minggu (24/5/2026). Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah videonya beredar di media sosial.
Plt Kepala Kesbangpol Bantul, Yulius Suharta menjelaskan, jemaat GMS selama ini beribadah di ruang sewa sebuah hotel di Panggungharjo. Pada akhir pekan lalu mengadakan ibadah syukur dengan menggunakan bangunan sewa baru yang berada di Ring Road Glugo. Namun, kegiatan itu disebut mendapat penolakan dari ormas yang mempertanyakan legalitas bangunan yang dipakai sebagai rumah ibadah.













