Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Reza Arap Mengaku Gugup Debut Jadi Sutradara Film Harusnya Horror

Kota Yogyakarta
Reza Arap Mengaku Gugup Debut Jadi Sutradara Film Harusnya Horror
Cast film Harusnya Horror menyapa penggemar di Jogja City Mall, Rabu (19/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
  • Reza Arap mengaku gugup menjelang pemutaran Harusnya Horror, debutnya sebagai sutradara layar lebar sekaligus pemeran utama, saat bertemu penggemar di Yogyakarta.
  • Roadshow special screening di enam kota pada 16–20 Agustus 2026 dilaporkan ludes terjual. Film ini memadukan horor, komedi, romansa, dan persahabatan.
  • Harusnya Horror menjadi debut akting layar lebar seluruh member AAAClan serta menampilkan kisah Mas dan Gea yang diperankan Reza Arap dan almarhumah Lula Lahfah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sleman, IDN Times – Sehari menjelang penayangan reguler di bioskop, film Harusnya Horror menyapa para penggemar di Yogyakarta. Sutradara sekaligus pemeran utama, Reza Oktovian alias Reza Arap, hadir bersama sejumlah pemain yang tergabung dalam AAAClan di atrium Jogja City Mall (JCM), Rabu (19/8/2026).

Reza Arap datang bersama Jot, Tepe, Nico, dan Yuka. Kehadiran mereka disambut antusias ratusan penggemar yang memadati area acara untuk mendengarkan langsung cerita di balik proses produksi film garapan Ess Jay Pictures tersebut.

  1. 1. Reza arap mengaku gugup jelang pemutaran perdana

    Cast film Harusnya Horror menyapa penggemar di Jogja City Mall, Rabu (19/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
    Cast film Harusnya Horror menyapa penggemar di Jogja City Mall, Rabu (19/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

    Bagi Reza, momen tersebut terasa spesial sekaligus menegangkan. Harusnya Horror menjadi debutnya sebagai sutradara layar lebar. Ia mengaku masih merasa gugup menjelang pemutaran filmnya di bioskop.

    “Saya sebenarnya gugup sekali, apalagi di depan publik Jogja. Ini film pertama saya sebagai sutradara, jadi tentu ada rasa deg-degan dan berharap film ini bisa diterima dan mendapat tempat di hati penonton,” ungkap Reza.

    Dalam kesempatan tersebut, Reza dan para pemain membagikan keseruan selama menjalani proses syuting. Reza mengatakan banyak kejadian tak terduga mewarnai proses produksi film yang memadukan unsur horor dan komedi tersebut.

  2. 2. Special screening di berbagai kota

    Cast film Harusnya Horror menyapa penggemar di Jogja City Mall, Rabu (19/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
    Cast film Harusnya Horror menyapa penggemar di Jogja City Mall, Rabu (19/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

    Harusnya Horror sebelumnya telah menggelar special screening dalam rangkaian roadshow di sejumlah kota, yakni Bandung, Karawang, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Solo pada 16–20 Agustus 2026. Seluruh tiket special screening disebut terjual habis. Antusiasme tersebut menjadi salah satu gambaran respons penonton sebelum film resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia.

    Tak hanya menghadirkan komedi lewat tingkah para member AAAClan, film ini juga menyelipkan kisah romansa dan persahabatan melalui karakter Mas dan Gea yang diperankan Reza Oktovian dan almarhumah Lula Lahfah. Kisah tersebut membuat film tidak sekadar menghadirkan kelucuan, tetapi juga sisi hangat dan emosional bagi penonton.

    “Ini adalah salah satu karya yang menjadi legacy almarhumah Lula Lahfah, dan saya akan tetap merayakannya,” ujar Reza.

    Ia menyebut Harusnya Horror menjadi pengalaman pertama para member AAAClan berakting secara serius di layar lebar. “Film Harusnya Horror jadi pengalaman pertama teman-teman AAAClan akting secara serius, dan ini menjadi kanvas yang baru untuk bereksplorasi,” tambahnya.

  3. 3. Debut layar lebar seluruh member AAAClan

    Cast film Harusnya Horror menyapa penggemar di Jogja City Mall, Rabu (19/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
    Cast film Harusnya Horror menyapa penggemar di Jogja City Mall, Rabu (19/8/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

    Bagi JOT atau George Tierson, memerankan karakter Kevin menjadi pengalaman yang berbeda. Ia harus mengeksplorasi karakter yang sebelumnya belum pernah dimainkannya. Menurutnya, film ini menjadi momentum untuk melihat kembali arti persahabatan karena ia berakting bersama teman-temannya di AAAClan.

    “Di film ini, gue sebagai Kevin memiliki sahabat yang sebenarnya saling kepentok. Namun, para karakternya menunjukkan perjalanan persahabatan. Dan sahabat menurut gue orang yang selalu ada buat lo, saat senang mungkin nggak ada tapi saat susah sudah pasti ada,” ungkap JOT.

    Harusnya Horror menjadi debut akting layar lebar bagi seluruh member AAAClan, yakni George Tierson (Jot), Yukatheo Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry), Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), Niko Junius (Niko), dan Bravyson (Vicong).

    Film ini turut dibintangi Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, dan Malka Rafasya. Ada pula penampilan spesial Yoshua Marcellos alias Cellos.

    Harusnya Horror diproduksi Ess Jay Pictures dengan Sridhar Jetty sebagai produser, Jimmy L. Lalwani sebagai ko-produser, dan David S Suwarto sebagai produser eksekutif.

    Film bakal tayang serentak di bioskop Indonesia mulai Kamis (20/8/2026) dengan menawarkan perpaduan komedi, horor, romansa, dan persahabatan dengan kisah yang disebut tak hanya mengundang tawa, tetapi juga menguras emosi penonton.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More