Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka di Bantul, Pelaku Masih Tanda Tanya
Ilustrasi garis Polisi (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Triyanto alias Munil (40), warga Ngestiharjo, ditemukan meninggal dengan sejumlah luka di rumah warga di Dusun Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul, Minggu malam.
  • Pemeriksaan awal menemukan luka robek di belakang tubuh, darah dari telinga, cairan darah di hidung, benjolan kepala, serta tiga luka gores punggung; korban diperkirakan meninggal lebih dari dua jam.
  • Polisi memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengusut penyebab kematian; korban sebelumnya sempat minum alkohol dan berpindah lokasi, tetapi kaitannya belum disimpulkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bantul, IDN Times -Triyanto alias Munil (40), warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka di sebuah rumah di Dusun Pringgading, RT 06, Guwosari, Pajangan, Bantul, pada Minggu (23/8/2026) malam.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan laporan mengenai penemuan korban diterima polisi sekitar pukul 23.20 WIB. Petugas Polsek Pajangan kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

"Pada Minggu malam sekitar pukul 23.25 WIB, personel Polsek Pajangan mendatangi TKP penemuan orang meninggal dunia di Dusun Pringgading, Guwosari, Pajangan," kata Rita, Senin (24/8/2026).

Ditemukan luka di sekujur tubuh

Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam posisi terbujur dengan sejumlah luka pada tubuhnya. Petugas kemudian meminta bantuan Tim Inafis Polres Bantul dan tim medis Puskesmas Pajangan untuk memeriksa kondisi korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka robek di bagian belakang tubuh, darah yang masih mengalir dari telinga, serta cairan bekas darah di hidung.

"Selain itu ditemukan benjolan luka pada bagian belakang kepala sebelah kiri dengan diameter sekitar 4 sentimeter. Kemudian terdapat luka gores pada bagian punggung dengan panjang sekitar 6 sentimeter sebanyak tiga buah," ujarnya.

Tim medis juga mendapati tanda kaku mayat pada tubuh korban dan sianosis pada ujung kedua jari tangan serta kaki. Dari pemeriksaan tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan.

Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi

Rita mengatakan polisi masih menyelidiki rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Sejumlah saksi yang berada bersama korban sebelum kejadian telah dimintai keterangan.

"Untuk penyebab pasti korban meninggal dunia masih dalam pengembangan dan penyelidikan polisi. Sejumlah saksi sudah kami periksa untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia," jelasnya.

Berdasarkan informasi awal, korban sempat berada bersama sejumlah orang dalam kegiatan minum minuman keras di Ngestiharjo, Kasihan, pada Sabtu (22/8/2026) malam. Setelah itu, korban berpindah ke beberapa lokasi hingga ditemukan meninggal dunia di rumah warga di Guwosari, Pajangan.

Meski begitu, polisi belum menyimpulkan hubungan rangkaian kegiatan tersebut dengan kematian korban dan masih mengumpulkan keterangan serta bukti dari lapangan.

"Anak korban kemudian membuat laporan polisi di Polres Bantul pada Senin (24/8/2026). Saat ini proses penyelidikan masih berjalan," imbuh Rita.

Curated For You

Editorial Team

Related Article