Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Positif COVID-19 di Jogja Tambah 50 Kasus, Tertinggi Selama Oktober

Positif COVID-19 di Jogja Tambah 50 Kasus, Tertinggi Selama Oktober
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Tambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini, Selasa (18/10/2022) tertinggi selama bulan Oktober 2022.  Berdasarkan data Dinas Kesehatan DIY, jumlah kasus bertambah sebanyak 50 orang.     

1. Tambahan terbanyak dari Kota Yogyakarta

Ilustrasi pandemik COVID-19 (15/9/2020) (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Ilustrasi pandemik COVID-19 (15/9/2020) (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Berdasarkan distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili, tambahan terbanyak adalah di Kota Yogyakarta sebanyak 17 kasus. Kabupaten Bantul 12 kasus, disusul Bantul dengan 11 kasus dan Kabupaten Gunungkidul bertambah 10 kasus, sedangkan Kulon Progo tidak ada penambahan kasus.  

Tambahan kasus terbanyak berdasarkan suspek sebanyak 25 orang, hasil pemeriksaan mandiri 13,  kontak erat 10 dan follow up 2 orang. 

2. Sebanyak 3 orang meninggal dunia

Ilustrasi meninggal (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi meninggal (IDN Times/Sukma Shakti)

Tak hanya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang tertinggi selama bulan ini, terdapat tiga orang yang meninggal dunia. Rincian kasus meninggal adalah satu berasal dari Kota Yogyakarta, dan dua orang dari Kabupaten Sleman. 

3. Jumlah suspek yang masih dipantau sebanyak 508 kasus

Ilustrasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Ilustrasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Untuk jumlah suspek akumulasi saat ini adalah 103.457, dan suspek yang masih dipantau adalah 508 orang. 

Sementara ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan bagi pasien kritikal dari 121 buah, terpakai 14. Tempat tidur bagi pasien non-kritikal dari 1.129 terpakai 105. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Viral Wakil Rektor UNY Sebut Spanduk Demo "Sampah", Ini Kronologinya

27 Jun 2026, 18:45 WIBNews