Pilkada Bantul, Golkar Fokus Tunggu Hasil Survei 8 Kandidat

Bantul, IDN Times - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Bantul menyebut pihaknya pihaknya fokus untuk menunggu hasil survei dari empat kandidat balon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024.
Ketua DPD Partai Golkar Bantul, Paidi mengatakan saat ini survei masih dilakukan oleh lembaga survei.
"Kita fokus dulu pada mekanisme partai dari tingkat bawah. Belum berpikir tentang hal itu (bacalon yang ditentukan oleh DPP Partai Golkar tanpa melalui penjaringan dari bawah atau pendaftaran," katanya.
1. Menunggu hasil survei 8 kandidat

Paidi menegaskan pihaknya komitmen dengan delapan kandidat yang telah mendaftar melalui Partai Golkar yang saat ini masih berproses dalam tahap survei.
"Ya kita kan komitmen dengan kandidat yang mendaftar melalui Partai Golkar Bantul. Ya kita lihat dulu hasil surveinya," tandasnya.
2. Jika muncul kandidat baru merupakan wewenang DPP

Saat ditanyak jika terdapat pendaftar di luar delapan kandidat yang saat ini masih dalam proses survei, Paidi mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan DPP Partai Golkar.
"Ya tentu mekanisme yang bisa menempuh adalah DPP Partai Golkar. Kalau kita tetap fokus pada tahapan pilkada yang sedang berjalan saat ini," ucapnya.
3. Berikut nama bacalon bupati dan wakil bupati

Saat ini DPD Golkar melakukan survei yang melibatkan lembaga riset politik Voxpol Center. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu ukuran penentuan nama yang akan mendapatkan restu dari DPP Partai Golkar.
Nama pendaftar untuk posisi bupati adalah Hariadi (Dosen Universitas Janabadra), Abdul Halim Muslih (Bupati Bantul), dan Agus Santoso (pengusaha). Sedangkan lima balon yang mendaftar untuk wakil bupati yakni Amin Purnama (advokat), Bejo WTP (Lurah Canden, Jetis), Ali Rasyid (pengusaha) Mujiyat (Pj Bupati di Kalimantan Selatan) dan Ahmad Badawi (tokoh masyarakat).

















