Yogyakarta, IDN Times - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong industri batik agar lebih adaptif terhadap perkembangan pasar, termasuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Upaya itu dilakukan melalui pelatihan dan sertifikasi profesi bagi pelaku industri batik, khususnya pada skema pewarnaan alam dan perancangan motif batik, Senin (18/5/2026) – Jumat (22/5/2026).
Dari dua skema kompetensi, yaitu perancangan motif batik dan pewarnaan alam, masing-masing diikuti 20 peserta dari berbagai latar belakang. Pelatihan kali ini tidak hanya diikuti oleh para pelaku dan penggiat batik, tetapi juga melibatkan Gen Z dari berbagai SMK di wilayah DIY.
“Kita menyelenggarakan pembukaan pelatihan dan sertifikasi profesi untuk skema pewarnaan alam batik dan skema perancangan motif batik. Kegiatan ini memastikan UMKM, khususnya batik, memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan mutu dan kualitas produknya,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Yogyakarta, Senin (18/5/2026).
