Yogyakarta, IDN Times – Seorang pria lanjut usia berinisial N (73), warga Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Bengawan di jalur rel sebelah timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Minggu (2/8/2026) sore. Korban yang diketahui bekerja sebagai pemulung itu diduga tidak mendengar peringatan warga saat menyeberangi rel sambil membawa karung berisi barang-barang rosok. Korban temper KA Bengawan relasi Pasarsenen–Purwosari, melintas dari arah barat menuju timur.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, korban diduga memiliki gangguan pendengaran.
“Berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar lokasi kejadian, korban memiliki gangguan pendengaran,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
