Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pedagang 'Nuthuk' di Pantai Depok, Dispar Bakal Klarifikasi Pemilik Warung

Pedagang 'Nuthuk' di Pantai Depok, Dispar Bakal Klarifikasi Pemilik Warung
Pantai Depok Kabupaten Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
Intinya Sih
  • Aksi pedagang menaikkan harga secara tidak wajar di Pantai Depok saat libur Lebaran 2026 viral setelah wisatawan mengunggah pengalaman mereka ke media sosial.
  • Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menyatakan akan mengklarifikasi kasus tersebut dengan pemilik warung seafood dan pengelola pantai untuk memastikan kewajaran harga.
  • Ketua Komisi B DPRD Bantul, Arif Haryanto, menyesalkan tindakan pedagang yang merusak citra pariwisata daerah dan meminta pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bantul, IDN Times - Aksi 'ntuthuk' atau menaikkan harga dagangan secara tidak wajar terjadi di Pantai Depok saat libur Lebaran 2026. Wisatawan yang menjadi korban akhirnya mengunggah ke media sosial, dan menjadi viral.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Saryadi mengaku mendapat laporan tersebut. ‎"Saya cek di media sosial taoi saat ini unggahan itu sudah dihapus dan diganti klarifikasi bahwa permasalahan tersebut sudah diselesaikan," ujarnya, Kamis (26/3/2026).

1. Bakal lakukan klarifikasi

IMG-20251110-WA0028.jpg
‎Kepala Dispar Kabupaten Bantul, Saryadi . (IDN Times/Daruwaskita)

Saryadi mengaku bakal mengklarifikasi ke pemilik warung seafood, agar ytidak melakukan hal serupa dan melakukan pembinaan.

‎‎"Ya akan kita klarifikasi kepada pemilik warung seafood apalagi dalam ungguhan di media sosial tertera kuitansi pembayaran. Nah nanti akan wajar atau tidak harga tersebut setelah kita klarifikasi dengan mengundang juga pengelola Pantai Depok," tuturnya.

2. Rusak citra pariwisata pantai

IMG-20260326-WA0020.jpg
‎Ketua Komisi B, DPRD Kabupaten Bantul, Arif Haryanto . (IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Komisi B, DPRD Kabupaten Bantul, Arif Haryanto menyesalkan ulah pedagang yang mengambil keuntungan berlebih apalagi berlangsung saat libur Lebaran.

‎"Saya berharap kejadian itu tidak terulang kembali dan pihak dari komunitas pedagang bisa memberikan pembinaan kepada pedagang yang nakal, agar tidak terulang kembali," ujarnya.

"Komunitas para pedagang seharus saling menjaga. Namun kalau urusan citra itu bukan pedagang lagi, tapi sudah menyangkut nama Bantul karena sudah terkesan memanfaatkan. Saya berharap kejadian ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More