Sleman, IDN Times - Sebagai satu-satunya sarjana dari delapan bersaudara, Kirmanto memikul harapan keluarga untuk meningkatkan taraf hidup orang tuanya. Berkuliah di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menjadi jalan pembuka bagi pemuda asal keluarga petani di Pemalang tersebut untuk menapaki karier profesional di perusahaan multinasional.
Kirmanto masih mengingat momen bahagia saat diwisuda sebagai lulusan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta pada Desember 2024 dengan predikat cumlaude dan IPK 3,83. Kebahagiaan itu semakin lengkap ketika dua bulan setelahnya, tepatnya Februari 2025, ia resmi diterima bekerja di perusahaan besar.
Tak main-main, Kirmanto berhasil lolos seleksi di industri pangan global PT Nestlé Indonesia. Ia ditempatkan di Bandaraya Factory, Batang, Jawa Tengah, sebagai fresh milk analyst yang bertugas memeriksa kualitas serta kandungan nutrisi produk susu.
"Saya senang karena ini hasil perjuangan saya selama ini. Tapi yang lebih senang lagi adalah orang tua yang sudah sepuh (tua). Saya satu-satunya sarjana dari 8 bersaudara dan sekarang bekerja di Nestlé yang lokasinya dekat dengan rumah orang tua. Jadi kalau libur saya bisa pulang," tutur Kirmanto, Jumat (8/5/2026).
