PW IKAPMII DIY menandatangani MoU dengan Kampung Inggris Jogja. (Dok. PW IKAPMII DIY)
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Abdur Rozaki, menilai kemampuan bahasa Inggris kini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, termasuk kader PMII. “Kader-kader PMII harus mampu hadir dan urun rembuk dalam struktur kekuasaan di republik ini, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Abdur Rozaki.
Ia berharap PMII dapat melahirkan lebih banyak doktor muda yang berkiprah di berbagai sektor. “Semoga ke depan PMII lebih banyak lagi melahirkan doktor-doktor muda seperti Mas Aan ini dan berdiaspora dalam berbagai struktur kekuasaan sembari berpihak kepada kaum mustad’afin,” lanjutnya.
Senada dengan itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari DIY sekaligus anggota Majelis Kehormatan IKAPMII DIY, Hilmy Muhammad atau Gus Hilmy, menilai kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu akses penting untuk membuka berbagai peluang yang sebelumnya sulit dijangkau kader PMII maupun Nahdlatul Ulama (NU).
“Melalui beasiswa kader ini, semoga menjadi wasilah/jalan bagi kader-kader PMII maupun NU dalam menyongsong Indonesia Emas. Jangan sampai target Indonesia Emas tercapai, tetapi orang-orang NU malah tergulung tidak ikut di dalamnya,” kata Gus Hilmy.