Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

HUT Ke-14, RSA UGM Tingkatkan Layanan Bedah Jantung

HUT Ke-14, RSA UGM Tingkatkan Layanan Bedah Jantung
RSA UGM meresmikan kamar operasi jantung yang terintegrasi dengan ICU perioperatif bedah jantung. (Dok. UGM)
Intinya Sih
  • RSA UGM merayakan HUT ke-14 dengan peningkatan layanan, peresmian kamar operasi jantung terintegrasi, serta kenaikan jumlah pasien dari berbagai daerah.
  • Rektor UGM menilai RSA UGM telah memasuki fase matang dan mendorong kolaborasi untuk memperkuat riset inovatif di bidang kardiovaskular serta pendidikan kesehatan.
  • RSA UGM berkomitmen mengembangkan Tower Medik Sentra, Gadjah Mada Eye Centre, dan menerapkan konsep green hospital melalui instalasi biogas demi layanan yang lebih berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sleman, IDN Times - Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) memperingati puncak hari ulang tahun ke-14 pada 2 April 2026 lalu di Auditorium Lantai 5 RSA UGM. Di usia tersebut, RSA UGM mencatat peningkatan layanan dan fasilitas kesehatan.

Jumlah pasien juga mengalami kenaikan. Tidak hanya berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, pasien RSA UGM juga datang dari Jawa Timur hingga wilayah Pantura. Pada peringatan HUT ke-14 ini, RSA UGM sekaligus meresmikan kamar operasi jantung yang terintegrasi dengan ICU perioperatif bedah jantung.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, turut memberikan sambutan pada acara ini. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi atas kemajuan dari RSA UGM yang bukan berada pada fase pertumbuhan, tetapi telah menunjukkan kematangannya dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Ia mengungkapkan bahwa inovasi RSA terkait layanan operasi jantung yang ditawarkan menunjukkan keberanian untuk sebuah rumah sakit. “Saya kira apa yang dilakukan ini sekaligus membuka peluang pengembangan bukan hanya untuk pelayanan tetapi juga riset-riset inovatif dalam bidang kardiovaskular,” tutur Ova.

Prof. Ova turut menambahkan bahwa berbagai pihak yang membantu dalam memajukan RSA UGM tersebut perlu menjalin kolaborasi, sehingga dapat mencapai visi yang diinginkan. Ova menekankan bahwa rumah sakit akademik ini memiliki fokus dengan pendidikan dan hal tersebut menjadi aset untuk mengembangkan rumah sakit. “Pendidikan yang diharapkan tersebut menjadi aset untuk perkembangan rumah sakit ini menjadi arah yang dapat kita dukung dan kita terus unggulkan,” jelasnya.

Sebagai penutup, Ova berterima kasih terhadap inovasi yang telah dilakukan oleh RSA UGM dalam mengimplementasikan green hospital melalui program instalasi biogas. Ia turut berharap bahwa RSA UGM kedepannya semakin adaptif terhadap segala kemajuan dan inovatif. “Semoga RSA UGM semakin mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam memperkuat kontribusinya di bidang pendidikan tenaga kesehatan,” pungkasnya.

1. Bangun Tower Medik Sentra dan Gadjah Mada Eye Centre

Direktur Utama RSA UGM, Dr. dr. Darwito, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan RSA UGM selama 14 tahun dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Ke depan, Darwito menyebut RSA UGM berencana membangun Tower Medik Sentra dan Gadjah Mada Eye Centre. “Semoga nanti diharapkan 1 Juli, nantinya ada sudah mulai pembangunan,” ujarnya dilansir laman resmi UGM, Minggu (5/4/2026).

2. Buka peluang riset inovatif

RSA UGM meresmikan kamar operasi jantung yang terintegrasi dengan ICU perioperatif bedah jantung.
RSA UGM meresmikan kamar operasi jantung yang terintegrasi dengan ICU perioperatif bedah jantung. (Dok. UGM)

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, turut mengapresiasi perkembangan RSA UGM yang dinilai telah memasuki fase matang dalam memberikan layanan kesehatan, bukan sekadar tahap pertumbuhan.

Menurut Ova, inovasi layanan operasi jantung yang dihadirkan RSA UGM menunjukkan keberanian sebagai institusi rumah sakit. “Saya kira apa yang dilakukan ini sekaligus membuka peluang pengembangan bukan hanya untuk pelayanan tetapi juga riset-riset inovatif dalam bidang kardiovaskular,” tuturnya.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan RSA UGM agar dapat mencapai visi yang dituju. Ia menyebut, sebagai rumah sakit akademik, RSA UGM memiliki kekuatan pada aspek pendidikan yang menjadi modal penting dalam pengembangannya.

“Pendidikan yang diharapkan tersebut menjadi aset untuk perkembangan rumah sakit ini menjadi arah yang dapat kita dukung dan kita terus unggulkan,” jelasnya.

3. Dukung konsep green hospital

Ova juga menyampaikan apresiasinya atas inovasi RSA UGM dalam menerapkan konsep green hospital melalui program instalasi biogas. Ia berharap ke depan RSA UGM semakin adaptif terhadap perkembangan dan terus berinovasi.

“Semoga RSA UGM semakin mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam memperkuat kontribusinya di bidang pendidikan tenaga kesehatan,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More