Sleman, IDN Times - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Prof. Anggito Abimanyu menyebut baru dua bank syariah yang berkembang hingga saat ini. Supply yang masih rendah dinilai menjadi penyebabnya.
Anggito mengatakan saat ini baru Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Syariah Nasional (BSN) yang cukup berkembang. Kontribusi bank syariah yang sebelumnya hanya 5 persen bagi industri, sejak tahun 2022 mengalami kenaikan menjadi 9 persen. “Jadi sudah terjadi kenaikan cukup besar ya kontribusinya,” ujar Anggito, seusai agenda Jagongan Navigasi Ekonomi Syariah 2026 dengan tajuk Ekonomi Syariah (Tidak) Efisien dan (Tidak) sesuai Prinsip Syariah, di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM), Sabtu (28/2/2026).
