Yogyakarta, IDN Times - Latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah menelan lima korban yang meninggal dunia saat kegiatan.
Dosen dan peneliti Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Subarsono, menilai pelatihan dasar militer berupa baris-berbaris, apel bendera, lari, hingga memegang senjata kurang relevan dengan tugas yang nantinya dijalani manajer koperasi. Menurutnya, tugas utama manajer koperasi semestinya berfokus pada eksekusi kebijakan strategis yang telah dirancang pengurus menjadi langkah operasional sehari-hari.
"Mereka bertanggung jawab untuk mengelola staf, mengawasi arus kas, memastikan target penjualan tercapai, serta melaporkan kinerja bisnis kepada pengurus secara berkala demi kesejahteraan anggota," katanya, Minggu (28/6/2026) dilansir laman resmi UGM.
