Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ingin Punya Rumah, Ini 4 Tahapan Penting harus Diskusikan dengan Pasangan
ilustrasi membeli rumah (pexels.com/jakub zerdzicki)

Bagi pasangan baru, mempunyai rumah sendiri bukan sekadar urusan tempat berteduh, melainkan kenyamanan dan kemapanan dalam menata masa depan. Tentu saja, di tengah melonjaknya harga properti, memiliki hunian impian bukanlah perkara sepele. Hal ini memerlukan strategi dan persiapan yang matang.

Untuk membantumu mewujudkannya, simak lima langkah dalam merencanakan rumah idaman bersama pasangan.

1. Menentukan prioritas dan kebutuhan rumah idaman

ilustrasi membeli rumah (pexels.com/Kindel Media)

Tahap pertama yang harus dilakukan adalah menentukan prioritas dan kebutuhan terkait rumah yang ingin dimiliki. Diskusikan bersama pasangan mengenai lokasi, ukuran, tipe rumah, serta fasilitas yang diinginkan. Apakah menginginkan rumah di tengah kota yang dekat dengan tempat kerja atau di pinggiran yang lebih tenang? Berapa banyak kamar yang dibutuhkan? Apakah ada keinginan untuk memiliki halaman yang luas atau rumah bertingkat?

Menentukan prioritas ini sangat penting karena akan memengaruhi anggaran yang harus disiapkan. Dengan mengetahui secara jelas apa yang kamu inginkan, proses pencarian rumah dan pengaturan keuangan menjadi lebih terarah dan realistis. Jangan lupa untuk tetap fleksibel dan mempertimbangkan berbagai opsi sesuai  anggaran yang dimiliki.

 

2. Membuat rencana keuangan jangka panjang

ilustrasi uang dan rumah (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Setelah mengetahui kebutuhan rumah idaman, langkah selanjutnya adalah membuat rencana keuangan jangka panjang. Memiliki rumah memerlukan persiapan dana yang besar, baik untuk uang muka (down payment) maupun cicilan bulanan jika membeli secara kredit. Hitunglah berapa besar penghasilan bersama dengan pasangan, dan tentukan berapa persen dari pendapatan yang bisa dialokasikan untuk pembelian rumah.

Sebaiknya, tentukan anggaran yang realistis, hindari mengambil cicilan yang terlalu besar yang bisa memberatkan keuangan keluarga. Sebagai panduan, idealnya cicilan rumah tidak lebih 30-40 persen dari total pendapatan bulanan. Selain itu, pertimbangkan untuk menyiapkan dana darurat dan biaya lain seperti biaya renovasi, pajak, dan asuransi rumah.

3. Menabung untuk membayar uang muka dan mengatur pengeluaran

ilustrasi uang rupiah (pexels.com/Defrino Maasy)

Langkah berikutnya adalah mulai menabung untuk uang muka atau DP (down payment). Biasanya bank mensyaratkan uang muka sebesar 15-20 persen dari harga rumah jika kamu membeli dengan kredit (KPR).

Penting untuk mulai menabung sedini mungkin, dan cobalah untuk mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting serta fokus pada pengumpulan dana untuk pembayaran uang muka rumah.

Selain itu, carilah cara untuk meningkatkan tabungan, seperti menabung secara otomatis setiap bulan, mencari penghasilan tambahan, atau berinvestasi di instrumen keuangan yang aman. Jika memungkinkan, diskusikan juga dengan pasangan mengenai peluang mendapatkan bantuan dari keluarga atau skema KPR yang menawarkan uang muka ringan.

 

4. Mencari informasi kredit pemilikan rumah (KPR)

ilustrasi utang KPR (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)

Memahami seluk-beluk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah langkah penting saat proses membeli rumah idaman. KPR adalah salah satu solusi yang paling umum untuk memiliki rumah dengan mencicil dalam jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari informasi tentang program KPR yang ditawarkan oleh berbagai bank atau lembaga keuangan.

Cobalah untuk membandingkan suku bunga, biaya administrasi, dan jangka waktu cicilan yang ditawarkan. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan konsultan keuangan atau perencana keuangan agar bisa memilih KPR yang paling sesuai dengan kondisi keuanganmu.

Mewujudkan rumah impian perlu proses dari menetapkan skala prioritas kebutuhan, merancang strategi finansial, hingga mengumpulkan dana untuk uang muka. Ini merupakan fase krusial yang harus dilewati untuk mendapatkan hunian sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team