Zulhas Yakin Kemarau Ekstrem Tak Pengaruhi Stok Beras, Klaim Aman hingga 2027
- Zulkifli Hasan memastikan stok beras nasional aman hingga 2027 meski menghadapi kemarau ekstrem dan situasi geopolitik global yang menantang.
- Produksi beras dalam negeri mencapai sekitar 30 juta ton per tahun dengan cadangan pemerintah 4,7 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional.
- Pemerintah memperkuat ketahanan pangan melalui program Kopdes Merah Putih dan rekrutmen besar-besaran guna mendukung percepatan swasembada pangan di seluruh daerah.
Sleman, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas memastikan stok beras dalam negeri aman hingga akhir tahun 2027.
Keyakinan Zulhas ini menyikapi ancaman krisis pangan imbas fenomena iklim ekstrem El Nino 'Godzilla' dan situasi geopolitik di Timur Tengah yang masih panas. "Insyaallah sampai akhir 2027 stok beras kita aman," kata Zulhas usai meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Depok, Sleman, Kamis (16/4/2026).
1. Cadangan beras 4,7 juta ton plus proyeksi produksi beras tahunan

Zulhas menekankan, produksi beras dalam negeri saat musim kemarau ekstrem saja bisa menyentuh angka 30 juta ton setahun. Adapun kebutuhan konsumsi beras RI setahun kurang lebih 32 juta ton. Zulhas menggarisbawahi bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kurang lebih 4,7 ton.
"Stok kita ada 4,7. Berarti kalau paling kurang 30 juta tambah 4,7, kita sampai 2027 beras aman," ungkapnya.
2. Ayam, ikan dan telur juga mencukupi
Zulhas mengaku tengah menjalankan instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto untuk mengecek ketahanan pangan merespons ancaman krisis efek situasi geopolitik.
Dia meninjau kapasitas irigasi di berbagai lokasi, dan distribusi pupuk serta produksi gabah beberapa daerah, termasuk kecukupan komoditas lainnya.
"Alhamdulillah, ya beras kita cukup, ayam, telur, ikan cukup. Jadi pangan sampai akhir tahun aman, bahkan berlebih. Karena itu untuk mempercepat kita swasembada pangan. Beras enggak boleh kurang, ayam enggak boleh kurang, ikan enggak boleh kurang, ya telur enggak boleh kurang, harus cukup," katanya.
3. Kesiapan Kopdes Merah Putih dukung percepatan swasembada pangan

Zulhas menambahkan kesiapan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi rakyat dan mendukung swasembada pangan. Pemerintah saat ini, latanya telah membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih. Ini adalah bagian dari kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dalam penguatan koperasi desa secara nasional.
"Terus 5.400 sekian untuk koperasi nelayan sudah saya umumkan kemarin. Dicek persiapan bangun seperti apa. Karena itu untuk mempercepat kita swasembada pangan," pungkasnya.

















