Peresmian Ohana Training Center, di Pakem, Sleman. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Ohana Training Center berdiri di atas tanah seluas 820 meter persegi dengan bangunan yang sudah berdiri 400 meter. Pembangunan Ohana Training Center didukung berbagai pihak seperti BlueScope Indonesia, Bank BPD DIY dan berbagai lainnya. Gedung yang dibangun pun menyesuaikan agar senyaman mungkin untuk difabel.
“Kami berterima kasih atas dukungan para mitra, termasuk BlueScope Indonesia, dalam mewujudkan infrastruktur yang sepenuhnya aksesibel. Dengan fasilitas ini, kami siap memberikan layanan kursi roda adaptif dan pelatihan spesialis dengan standar internasional,” ucap Risnawati.
Government and External Affairs Manager BlueScope Indonesia, Donny Eko Prabowo mengungkapkan gedung ini menjadi bentuk komitmen dalam mendukung inklusivitas. Diharapkan hadirnya gedung ini memberi kemanfaatan termasuk bagi perempuan penyandang difabel.
Dalam proyek ini, BlueScope Indonesia mengambil peran penting dalam menyediakan material bangunan pada bagian selubung bangunan (building envelope). Penggunaan baja lapis BlueScope pada bagian atap dan dinding dipilih karena keunggulannya dalam ketahanan terhadap korosi, efisiensi energi, serta fleksibilitas desain yang memungkinkan terciptanya ruang yang luas dan minim sekat. Aspek ini krusial dalam memastikan mobilitas pengguna kursi roda di dalam gedung tetap maksimal.
“Material yang digunakan tidak hanya memberikan perlindungan jangka panjang terhadap cuaca ekstrem di kawasan Pakem, Sleman, tetapi juga memberikan estetika modern yang mencerminkan semangat inovasi dan pemberdayaan yang diusung oleh Ohana,” ucap Donny.