Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

9 Tips agar Sepatu Kulit Cepat Lentur dan Nyaman Dipakai

9 Tips agar Sepatu Kulit Cepat Lentur dan Nyaman Dipakai
ilustrasi sepatu kulit pria (pexels.com/Maksim Goncharenok)
Intinya Sih
  • Artikel membahas berbagai cara agar sepatu kulit cepat lentur dan nyaman, mulai dari pemakaian bertahap di rumah hingga penggunaan hair dryer dengan suhu rendah.
  • Dijelaskan tips menjaga sol sepatu kulit agar tidak licin dan lebih awet, seperti mengamplas ringan, menggosok di permukaan kasar, atau menambahkan lapisan sole grip.
  • Penulis menekankan pentingnya perawatan tambahan seperti shoe horn, tali cadangan, shoe tree, serta produk pembersih dan pelindung khusus untuk menjaga bentuk dan ketahanan sepatu kulit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sepatu kulit memang dikenal awet dan mampu menunjang penampilan yang lebih rapi. Namun, saat pertama kali dipakai, material kulit yang masih kaku sering kali membuat kaki terasa kurang nyaman hingga menimbulkan lecet.

Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar proses break in berlangsung lebih cepat tanpa merusak bahan sepatu. Dengan perawatan yang tepat, sepatu kulit akan lebih lentur, nyaman digunakan, sekaligus tetap awet dalam jangka panjang.

1. Gunakan untuk berjalan kaki di sekitar rumah

ilustrasi sepatu kulit
ilustrasi sepatu kulit (pexels.com/Michael Morse)

Daripada kamu harus menggunakannya untuk pergi ke kantor selama berhari-hari, kamu bisa melenturkan bahan kulit di sepatu dengan cara memakainya untuk berjalan berkeliling rumah. Kamu juga bisa menggunakan sepatu barumu untuk beraktivitas seperti biasa di dalam rumah sehingga bahan kulit dari sepatu akan melunak dan menyesuaikan ke bentuk kakimu dengan lebih cepat.

2. Gunakan hair dryer untuk membuat upper sepatu tidak kaku

ilustrasi hair dryer (pexels.com/Valentin vorotnikova)
ilustrasi hair dryer (pexels.com/Valentin vorotnikova)

Meskipun kamu sudah memakainya cukup lama untuk berkeliling sekitar rumah, namun di beberapa bagian terkadang masih ada bahan kulit yang belum lentur sehingga di bagian-bagian tersebut perlu kamu berikan penanganan khusus agar bisa menjadi lentur, yaitu menggunakan hair dryer.

Panaskan upper sepatu berbahan kulit dengan menggunakan hair dryer sampai terasa hangat, lalu pakai sepatu untuk berjalan-jalan kembali. Panas dari hair dryer akan membuat bahan kulit sepatu lebih lentur dan mudah dibentuk agar sesuai dengan ukuran kaki. Namun, pastikan hair dryer diatur ke suhu rendah atau sedang, sebab panas berlebih dari hair dryer dapat membuat kulit mengeras, menyusut, bahkan retak.

3. Jika sol sepatu terbuat dari bahan kulit, gunakan ampelas untuk membuatnya tidak licin

Ilustrasi sol sepatu kulit. (Instagram.com/rijaluahimsa)
Ilustrasi sol sepatu kulit. (Instagram.com/rijaluahimsa)

Sol sepatu formal juga biasanya terbuat dari bahan kulit. Kamu bisa mengecek apakah sepatu kerja kamu berbahan kulit atau bukan dengan melihat permukaannya. Biasanya sol sepatu berbahan kulit yang masih baru berwarna cokelat dan tidak ada uliran di bagian bawah solnya sehingga akan licin jika langsung dipakai.

Cara lain untuk mengeceknya adalah dengan mengetuk sol sepatu ke sudut meja. Jika suara yang dihasilkan cenderung keras dan ciri-cirinya seperti di atas maka bisa dipastikan itu berbahan kulit. Namun jika saat diketuk ke sudut meja suaranya cenderung lebih lembut maka bahan sol sepatunya karet.

Cara lainnya kamu bisa mengecek spesifikasi sepatu yang kamu beli di situs brand sepatu kamu karena sepatu formal cenderung akan mencantumkan dari bahan apa saja sepatu itu dibentuk.

Sol kulit lebih mewah, awet, mudah di-resole jika sudah habis, dan memberikan suara yang khas saat dipakai berjalan. Namun kelemahan sol kulit adalah licin saat masih baru dipakai.

Agar sol kulit tidak licin, kamu bisa membuat traksi di bagian bawah solnya dengan menggunakan ampelas. Pilih ampelas yang tipis agar sol kulit sepatu kamu tidak banyak tergerus. Gosok hingga bagian sol menjadi kasar dan tidak licin saat dipakai di lantai.

4. Jika tidak ada ampelas, gosok sol sepatu di permukaan jalan yang kasar

Ilustrasi sepatu kulit
Ilustrasi sepatu kulit (pexels.com/Erik Mclean)

Alternatif lain jika kamu tidak memiliki ampelas adalah dengan cara menggosokkannya di permukaan lantai yang kasar. Kamu bisa menggosok bagian bawah sepatumu sambil dipakai di permukaan aspal atau konblok hingga tercipta traksi yang cukup dan tidak licin. Kamu tidak perlu khawatir membuat sol sepatu kamu jadi lecet dan rusak karena sepatu dengan sol kulit memang akan seperti itu jika digunakan terus menerus.

5. Jika ingin membuat sol kulit lebih awet, gunakan sole grip untuk melapisi

ilustrasi sepatu kulit
ilustrasi sepatu kulit (unsplash.com/Davinder Singh)

Namun jika kamu merasa sayang dengan sol kulit sepatu yang kamu miliki, kamu bisa melapisinya dengan karet khusus untuk melindungi sol sekaligus membuatnya tidak licin.

Karet ini bernama sole grip dan bisa dibeli di toko sepatu atau toko online dengan harga yang tidak begitu mahal, yaitu sekitar Rp25 ribuan saja sepasangnya. Biasanya sole grip ini juga dipakai untuk sepatu heels wanita agar tidak licin.

6. Hindari kerusakan di bagian heel dengan shoe horn

Memakai sepatu kerja
ilustrasi memakai sepatu kerja (pexels.com/Jonathan Borba)

Bagian heel atau belakang sepatu kulit kerap menjadi korban akibat pemakaian sepatu yang kurang tepat. Biasanya karena terburu-buru, pemakai sepatu kulit jadi tidak sengaja menginjak bagian heel dan membuat bagian heel menjadi berkerut, apalagi saat kondisi sepatu masih baru sehingga bagian sepatu masih cukup sempit.

Untuk menghindari hal ini, kamu membutuhkan alat bernama shoe horn untuk membantu kakimu masuk ke dalam sepatu dengan lebih mudah. Shoe horn ada yang terbuat dari plastik, stainless steel, dan tanduk binatang. Harganya yang terbuat dari plastik cukup murah, mulai Rp20 ribuan saja namun bisa menyelamatkan sepatu baru kamu dari kerutan yang tidak diinginkan.

7. Miliki tali sepatu cadangan

ilustrasi sepatu kulit
ilustrasi sepatu kulit (pexels.com/lil artsy)

Tali sepatu terkadang menjadi bagian yang paling ringkih dari sepatu formal. Bentuknya yang tipis mudah sekali patah jika dipaksakan untuk mengikat sepatu. Kamu paling tidak harus memiliki tali sepatu cadangan dengan warna yang sama dengan tali sepatu kerja kamu untuk berjaga-jaga jika saat buru-buru berangkat ke kantor atau menghadiri acara penting, tiba-tiba tali sepatu kamu putus.

8. Jaga bentuk sepatu dengan shoe tree

ilustrasi shoe tree
ilustrasi shoe tree (pexels.com/Moussa Idrissi)

Semahal-mahalnya sepatu pasti bentuknya akan berubah sehingga kamu membutuhkan alat untuk menjaga bentuk sepatu tetap baik saat tidak digunakan, alat itu bernama shoe tree.

Shoe tree yang bagus terbuat dari kayu karena dapat menyerap kelembapan dari dalam sepatu, namun untuk pilihan bujet yang lebih murah kamu bisa membeli yang berbahan plastik.

Shoe tree yang berbahan plastik harganya sekitar Rp45 ribuan. Jika kamu mau solusi lebih hemat lagi, kamu bisa menyumpalnya menggunakan koran bekas saat sepatu tidak digunakan meskipun tak semaksimal saat menggunakan shoe tree.

9. Gunakan produk perawatan sepatu kulit

ilustrasi perawatan sepatu dengan sol kulit asli
ilustrasi perawatan sepatu dengan sol kulit asli (unsplash.com/Lina Verovaya)

Sepatu kulit juga butuh perawatan khusus. Kamu bisa membeli shoe cleaner khusus kulit untuk membersihkan kotoran yang menumpuk di sepatu kamu, lalu dioles dengan leather lotion untuk mengembalikan kilau dan kelenturan sepatu, dan jika kamu sering kehujanan maka melapisi sepatu dengan produk water repellent untuk membuat sepatu kamu tahan air juga perlu dilakukan.

Produk water repellent ini juga bisa langsung kamu aplikasikan di sepatu baru agar tidak mudah basah saat dipakai. Tak perlu khawatir boros karena perawatan dengan produk-produk ini bisa dilakukan beberapa bulan sekali tergantung pada intensitas kamu memakainya.

Membuat sepatu kulit terasa nyaman tidak harus menunggu berbulan-bulan. Mulai dari melenturkan bahan secara bertahap hingga merawatnya dengan produk yang tepat, semua langkah tersebut bisa membantu sepatu lebih pas di kaki dan tahan lama. Jadi, jangan ragu menerapkan tips di atas sebelum mengenakan sepatu kulit untuk aktivitas sehari-hari.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Rijalu Ahimsa
Paulus Risang
Rijalu Ahimsa
EditorRijalu Ahimsa

Latest News Jogja

See More