Comscore Tracker

Kamis Pagi Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas Guguran

Rabu (30/6/2021) terjadi 17 kali awan panas guguran 

Sleman, IDN Times - Awan panas guguran dari Gunung Merapi kembali terjadi pada Kamis (1/7/2021) pagi. Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menjelaskan terdapat tiga kali awan panas guguran yang teramati pada pukul 01.44, 06.39 serta 07.35 WIB.

1. Awan panas pertama meluncur sejauh 1.000 meter

Kamis Pagi Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas GuguranGunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran, Kamis (6/5/2021). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Hanik mengatakan awan panas pertama yang teramati pada pukul 01.44 WIB terpantau meluncur ke arah Tenggara. Awan panas ini memiliki jarak luncur 1.000 meter. 

"Tercatat di alat seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 70 detik. Estimasi Jarak luncur 1.000 meter ke arah Tenggara, visual berkabut," ungkapnya pada Kamis (1/7/2021). 

Baca Juga: Antisipasi Aktivitas Merapi, Barak Pengungsian Cangkringan Disiapkan 

2. Awan panas meluncur sejauh 1.300 meter

Kamis Pagi Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas GuguranIlustrasi Merapi. IDN Times/Arief Rahmat

Untuk awan panas kedua yang meluncur pada pukul 06.39 WIB, tercatat di di seismogram dengan amplitudo 22 mm dan durasi 125 detik. Awan panas ini memiliki jarak luncur sejauh 1.300 meter

"Jarak luncur 1.300 meter ke arah Barat Daya," ujar Hanik.

Sementara awan panas ketiga pukul 07.35 WIB kembali meluncur ke arah Tenggara. Awan panas ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 73 detik.

"Jarak luncur 900 meter ke arah Tenggara," jelasnya.

3. Pada Rabu (30/6/2021) awan panas guguran dan lava pijar meluncur ke arah Tenggara dan Barat Daya

Kamis Pagi Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas GuguranANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Menurut Hanik, pada Rabu (30/6/2021) BPPTKG mengamati adanya 17 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke Tenggara dan Barat Daya. Selain itu, lava pijar juga teramati sebanyak 10 kali guguran dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke Tenggara dan Barat Daya.

Tingginya aktivitas Gunung Merapi beberapa hari ini, Merapi tetap berada pada level siaga.  Untuk potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas terjadi pada sektor Tenggara-Barat Daya sejauh maksimal tiga kilometer ke arah Sungai Woro dan sejauh lima kilometer ke arah Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeg dan Putih.

"Sedangkan untuk lontarkan material vulkanik bila erupsi eksplosif dapat menjangkau radius tiga kilometer dan puncak," paparnya.

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya