Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Uwa and Friends Ajak Anak di Jogja Kurangi Screen Time lewat Dongeng

Uwa and Friends Ajak Anak di Jogja Kurangi Screen Time lewat Dongeng
Playdate & Momtalk bersama Uwa and Friends di GIK UGM, Minggu (29/3/2026). (IDN Times/Paulus Risang)
Intinya Sih
  • Uwa and Friends menggelar Playdate & Momtalk di GIK UGM Yogyakarta untuk mengenalkan dongeng sebagai alternatif edukatif pengganti screen time bagi anak-anak.
  • Via Rizkiana menekankan pentingnya interaksi dua arah antara orangtua dan anak saat mendengarkan dongeng agar tercipta bonding serta komunikasi yang lebih efektif.
  • Anak-anak mengikuti berbagai aktivitas kreatif seperti melukis gypsum dan menikmati dongeng ‘Rahasia Angin di Casablanca’ bersama karakter Uwa, Mika, dan Pito.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Yogyakarta, IDN Times - Uwa and Friends menggelar Playdate & Momtalk di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM), Yogyakarta, pada Minggu (29/3/2026) pagi. Acara yang didukung penuh oleh GIK Learning & Opportunity Workshop (GLOW) ini mengajak orangtua dan anak untuk lebih mengenal dongeng sebagai sarana edukasi dan bonding serta sebagai cara untuk menghindari screen time.

1. Dongeng sebagai pengganti screen time

Playdate & Momtalk bersama Uwa and Friends di GIK UGM, Minggu (29/3/2026).
Playdate & Momtalk bersama Uwa and Friends di GIK UGM, Minggu (29/3/2026). (IDN Times/Paulus Risang)

Montessori practicioner dan early childhood educator, Via Rizkiana, berbagi manfaat dongeng bagi anak dengan orangtua yang hadir. Menurutnya, memperdengarkan dongeng bisa menjadi alternatif positif dibandingkan memberi screen time pada anak.

Perempuan yang akrab disapa Uma ini secara jujur menyatakan tidak memberikan screen time kepada anaknya hingga usia 8 tahun. Sebagai sebagai gantinya, ia memilih untuk memperdengarkan dongeng.

"Anak saya selalu memilih dongeng. Jadi suka sekali dengan dongeng. Tapi kenapa kok enggak dikasih screen time? Itu saya kembalikan lagi ke masing-masing orangtua, tapi saran saya harus sesuai dengan anjuran-anjuran WHO," ujarnya.

Uma menyebut teknologi tidak dapat dihindari sepenuhnya. Namun, penggunaannya dapat diminimalkan agar anak mendapatkan stimulasi yang diperlukan. Hal ini, kata dia, karena "hutang" stimulasi pada anak harus dibayar di kemudian hari.

"Sebagai contoh, saya tidak memberikan stimulasi dalam bentuk taktil sama anak saya secara optimal. Yang terjadi adalah usia anak saya yang semakin dewasa gitu ya, semakin remaja yang terjadi adalah anak saya jadi pemilih makanan gitu," ucap Uma.

2. Bonding dengan anak lewat interaksi dua arah

Playdate & Momtalk bersama Uwa and Friends di GIK UGM, Minggu (29/3/2026).
Playdate & Momtalk bersama Uwa and Friends di GIK UGM, Minggu (29/3/2026). (IDN Times/Paulus Risang)

Uma juga menekankan pentingnya interaksi dua arah untuk membangun bonding antara orangtua dan anak. Salah satu caranya adalah dengan ikut terlibat saat anak mendengarkan dongeng di platform digital.

"Ketika anak mendengarkan sebuah konten di platform digital, kita jangan melakukan aktivitas yang lain. Kalau bisa, ketika anak mendengarkan Uwa and Friends, kita ikut mendengarkan. Jadi kita ikut terlibat di dalamnya. Sambil rebahan juga enggak apa-apa," kata Uma.

Setelah anak mendengarkan atau menonton, ajaklah anak berdiskusi mengenai konten tersebut. Misalnya, tanyakan pesan moral apa yang didapat dari dongeng, atau apa yang anak tangkap dari cerita yang disampaikan.

"Tadi Bunda dengar kalau Pito itu buang sampah sembarangan. Terus Mika mengingatkan ya Nak, kalau tidak boleh buang sampah sembarangan. Terus yang kamu tangkap itu gimana ya? Kenapa enggak boleh buang sampah sembarangan ya? Bunda pengen tahu deh," Uma mencontohkan.

Menurut Uma, penting untuk membangun koneksi yang baik dengan anak sebelum memberikan instruksi atau menyalahkan mereka atas sikap yang tidak menyenangkan. Koneksi yang kuat akan membuat komunikasi lebih efektif.

Orangtua juga bisa berbagi cerita atau pengalaman dengan anak, misalnya setelah mandi atau saat makan bersama. Ini menciptakan kesempatan untuk interaksi dua arah.

3. Berbagai kegiatan yang menghibur anak-anak

Playdate & Momtalk bersama Uwa and Friends di GIK UGM, Minggu (29/3/2026).
Playdate & Momtalk bersama Uwa and Friends di GIK UGM, Minggu (29/3/2026). (IDN Times/Paulus Risang)

Sementara orangtuanya menyimak talkshow, puluhan anak berusia 2-7 tahun juga antusias mengikuti playdate. Ada beragam aktivitas yang ditujukan untuk mengasah kreativitas anak dengan cara yang menyenangkan. Salah satunya adalah melukis gypsum karakter. Anak-anak diajak duduk melingkar dan beraktivitas dengan cat dan kuas.

Selanjutnya, Syakirinu (Syakirina dan Dinu) hadir membuai anak-anak lewat dongeng Uwa and Friends berjudul 'Rahasia Angin di Casablanca'. Sebagai penutup, anak-anak bernyanyi dan menari bersama karakter Uwa and Friends, yaitu Uwa, Mika, dan Pito.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More