UGM Bukukan 28 Bidang Ilmu dalam QS WUR by Subject 2026
- UGM mencatatkan 28 bidang ilmu dalam QS WUR by Subject 2026, meningkat dari tahun sebelumnya dan menunjukkan konsistensi peningkatan kualitas akademik serta reputasi global universitas.
- Beberapa bidang unggulan seperti Theology, Anthropology, dan Development Studies berhasil menembus peringkat dunia, memperlihatkan pengakuan internasional terhadap kekuatan multidisiplin UGM.
- Rektor UGM menegaskan komitmen menjaga capaian dengan fokus pada peningkatan reputasi akademik, dampak riset, dan kolaborasi internasional untuk menjawab tantangan global secara berkelanjutan.
Yogyakarta, IDN Times - Capaian positif kembali dibukukan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026 yang dirilis pada 25 Maret 2026. Pemeringkatan ini mencakup 55 bidang ilmu yang terbagi dalam lima kelompok besar.
Dalam hasil terbaru tersebut, peringkat UGM pada empat bidang utama, yakni Arts & Humanities, Social Sciences & Management, Engineering & Technology, serta Life Sciences & Medicine, berhasil meningkat. Sementara itu, pada bidang Natural Sciences, UGM tetap bertahan di posisi yang sama.
1. Indikator konsistensi peningkatan kualitas akademik
Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, menyebut capaian 28 bidang ilmu yang masuk dalam pemeringkatan menjadi indikator konsistensi peningkatan kualitas akademik. Jumlah tersebut naik dibanding tahun sebelumnya yang mencatatkan 27 bidang ilmu. Ia menilai tren ini mencerminkan upaya berkelanjutan dalam memperkuat reputasi global di berbagai disiplin ilmu.
“Hasil ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan dan riset berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap pengakuan internasional, yang tentu tidak terlepas dari kontribusi seluruh sivitas akademika,” ujarnya, Kamis (26/3/2026), dilansir laman resmi UGM.
2. Sejumlah bidang unggulan UGM berhasil tembus peringkat dunia

Ova menyampaikan sejumlah bidang unggulan UGM berhasil menembus peringkat dunia yang kompetitif. Ia menyoroti bidang Theology yang masuk 45 besar dunia sebagai posisi strategis. Selain itu, Anthropology dan Development Studies juga berhasil menembus 100 besar dunia.
“Penguatan pada bidang-bidang ini mencerminkan kualitas keilmuan yang semakin diakui secara global dan menunjukkan bahwa pengembangan akademik dilakukan secara terarah dan berkelanjutan,” tuturnya.
Ia menambahkan, beberapa bidang lain menunjukkan performa stabil di tingkat global. Geography berada pada peringkat 101–150 dunia, diikuti Agriculture & Forestry, Archaeology, English Language & Literature, History, Modern Languages, Law, serta Politics & International Studies pada kelompok 151–200 dunia. Sementara itu, Accounting & Finance, Business & Management Studies, Economics & Econometrics, serta Sociology menempati peringkat 201–250 dunia, dan Architecture/Built Environment berada di posisi 201–260 dunia.
“Sebaran posisi ini memperlihatkan kekuatan multidisiplin yang terus berkembang dan menjadi fondasi penting dalam mendorong kontribusi akademik di tingkat global,” jelasnya.
3. UGM terus jaga capaian tersebut
Menutup pernyataannya, Ova menegaskan komitmen UGM untuk menjaga keberlanjutan capaian tersebut. Ia menyebut peningkatan reputasi akademik, penguatan dampak riset, serta perluasan kolaborasi internasional akan menjadi fokus ke depan. Langkah ini dinilai penting agar perguruan tinggi dapat terus berkontribusi dalam menjawab tantangan global.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas riset dan jejaring kolaborasi internasional agar peran UGM semakin relevan dalam menjawab berbagai persoalan global melalui pendekatan multidisiplin,” pungkasnya.

















