Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jumlah Wisatawan Libur Lebarang Turun, Dispar Bantul Bakal Evaluasi

Jumlah Wisatawan Libur Lebarang Turun, Dispar Bantul Bakal Evaluasi
Objek wisata Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta. (IDN Times/Daruwaskita)
Intinya Sih
  • Kunjungan wisatawan ke Bantul saat libur Lebaran 2026 turun drastis menjadi 80.333 orang, berkurang 63.752 dibanding tahun sebelumnya dengan PAD menurun dari Rp2 miliar jadi Rp1,2 miliar.
  • Dinas Pariwisata Bantul menyebut penurunan disebabkan munculnya banyak destinasi baru di daerah lain dan kejenuhan wisatawan terhadap objek lama seperti Pantai Parangtritis.
  • Pemerintah daerah akan mengevaluasi kondisi pariwisata pasca-libur Lebaran, sementara tingkat okupansi hotel hanya mencapai 70 persen, masih di bawah target 80 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bantul, IDN Times - Dinas Pariwisata (Dispar), Kabupaten Bantul mengakui kunjungan wisatawan saat libur Lebaran 2026, jauh berkurang dibanding tahun lalu.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan, libur Lebaran dimulai 18-24 Maret 2026 mencapai 80.333 wisatawan, dengan pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp1,2 miliar.

‎Sedangkan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran 2025, pada 31 Maret-7 April 2025. mencapai 144.085 wisatawan dengan PAD sekitar Rp2 miliar.

"Artinya terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan saat liburan tahun ini mencapai 63.752 orang. Rata-ratu kunjungan wisatawan per hari selama libur Lebaran 2025 sekitar 18 ribu wisatawan. Untuk libur Lebaran tahun 2026 ini rata-rata kunjungan wisatawan hanya dikisaran 11 ribu orang," ujarnya, Kamis (26/3/2026).

1. ‎Analisa Dispar Bantul

‎Kepala Dispar Kabupaten Bantul, Saryadi . (IDN Times/Daruwaskita)
‎Kepala Dispar Kabupaten Bantul, Saryadi . (IDN Times/Daruwaskita)

Kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Bantul, Saryadi mengakui penurunan wisatawan bukan disebabkan tingginya tarif masuk tempat wisata, melainkan juga banyaknya tempat wisata baru bermunculan.

‎"Ya mungkin wisatawan sudah mulai jenuh berkunjung ke Pantai Parangtritis karena setiap tahun begitu saja. Sementara di Gunungkidul banyak destinasi baru pantai yang bikin penasaran untuk dikunjungi," ungkapnya.

‎"Kita ibarat orang berdagang dengan jualan yang sama dengan pesaing sebelah, ketika tetangganya banyak menu baru, destinasi baru, sementara kita masih tetap stagnan. Wajar," imbuhnya.

2. ‎Akan evakuasi kondisi pariwisata di Kabupaten Bantul

Pantai Parangtritis (parangtritis.bantulkab.go.id)
Pantai Parangtritis (parangtritis.bantulkab.go.id)

Menurut Sasyadi, pihaknya bakal evaluasi kondisi pariwisata Kabupaten Bantul usai momen libur Lebaran usai. "Sampai sekarang kunjungan wisata memang turun, dan masa libur Lebaran tahun ini masih sampai besok Minggu (29/3/2026). Kita akan melakukan evaluasi nanti pasca tanggal 29 Maret," tuturnya.

3. ‎Okupansi kamar hotel di Bantul di bawah target

ilustrasi kamar hotel (unsplash.com/reisetopia)
ilustrasi kamar hotel (unsplash.com/reisetopia)

Terpisah, Ketua PHRI Bantul, Hendra Dwi Utomo mengaku tingkat okupansi hotel di wilayahnya mencapai 70 persen selama libur Lebaran. Angka disebutnya tidak mencapai target 80 persen.

‎"Ya angka itu hampir sama dengan libur Lebaran tahun lalu. Angka itu masih rendah lantaran jumlah kamar hotel di Bantul kurang dari 300an," ujarnya.

Selama ini pihaknya mengupayakan berbagai cara meningkatkan jumlah wisatawan, termasuk pemberlakuan promosi, tapi angkanya masih jauh dari target.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More