Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Temukan Panah Hingga Tombak saat Usut Pembacokan di Sleman

Polisi Temukan Panah Hingga Tombak saat Usut Pembacokan di Sleman
Polisi menemukan berbagai jenis senjata tajam hingga busur serta anak panah dan tombak saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembacokan di Sleman, Jumat (15/11/2024). (Dokumentasi Humas Polres Sleman)
Intinya Sih

u

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Sleman, IDN Times - Polisi menemukan berbagai jenis senjata tajam hingga busur serta anak panah dan tombak saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembacokan di Sleman, Jumat (15/11/2024).

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi menuturkan, Polisi awalnya mendapatkan informasi adanya penganiayaan berupa pembacokan di kawasan Jambusari, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Jumat dini hari. "Korban dibacok di bagian dada," kata Ardi di Kantor Samsat Sleman.

 

1. Rumah penuh senjata tajam dan amankan lima orang

Polisi menemukan berbagai jenis senjata tajam hingga busur serta anak panah dan tombak saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembacokan di Sleman, Jumat (15/11/2024). (Dokumentasi Humas Polres Sleman)
Polisi menemukan berbagai jenis senjata tajam hingga busur serta anak panah dan tombak saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembacokan di Sleman, Jumat (15/11/2024). (Dokumentasi Humas Polres Sleman)

Sementara korban dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito untuk mendapatkan penanganan medis, polisi melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Hasil penyelidikan mengarahkan petugas ke sebuah rumah di daerah Jambusari.

"Sebuah rumah yang sering digunakan untuk kumpul-kumpul dan membuat resah warga, dan dalam kesempatan itu juga kita mendapatkan informasi bahwa pelaku lari ke arah rumah tersebut dan pagi ini kita lakukan penggeledahan," beber Ardi.

Hasil penggeledahan, polisi menemukan berbagai jenis senjata tajam. "Ada, pedang, golok, kemudian celurit termasuk panah tombak yang sementara masih kita inventarisir," tambah Ardi.

"Dan pada kesempatan ini juga kami amankan lima orang yang yang masih saat ini kita melakukan penyelidikan," sambung mantan Wakapolrestabes Semarang itu.

2. Masih dalami kasus, belum ada tersangka

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut Ardi, polisi masih mendalami dugaan peristiwa penganiayaan termasuk pemicunya. Polisi, ujar Ardi tengah memeriksa lima orang yang diamankan. Mereka semua berstatus warga Kota Yogyakarta.

3. Pertebal pengamanan meski klaim kondusif

Polisi menemukan berbagai jenis senjata tajam hingga busur serta anak panah dan tombak saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembacokan di Sleman, Jumat (15/11/2024). (Dokumentasi Humas Polres Sleman)
Polisi menemukan berbagai jenis senjata tajam hingga busur serta anak panah dan tombak saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembacokan di Sleman, Jumat (15/11/2024). (Dokumentasi Humas Polres Sleman)

Lebih jauh, Ardi menekankan Polresta Sleman mengerahkan pengamanan di sekitar lokasi penemuan berbagai senjata tajam. Dia turut memastikan situasi di wilayahnya masih kondusif.

"Ini merupakan sebuah langkah penegakkan hukum yang dilakukan oleh Polri yang mana ini merupakan kelanjutan dari program pemberantasan premanisme yang telah kita lakukan selama dua tahun belakangan ini. Pada prinsipnya premanisme tidak boleh ada di Jogja (DIY), agar Jogja menjadi kota yang nyaman aman dan damai," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More