Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Peneliti UGM Kembangkan Garam Laut Petani Pantai Selatan Jadi Body Scrub
im Peneliti Pusat Studi Sumberdaya dan Teknologi Kelautan (PSSTK) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembangkan inovasi kosmetik berupa lulur mandi dari garam laut dan bahan alami, Lumare. (Dokumentasi UGM)

Tim Peneliti UGM kembangkan inovasi kosmetik berupa lulur mandi dari garam laut Pantai Selatan

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sleman, IDN Times - Tim Peneliti Pusat Studi Sumberdaya dan Teknologi Kelautan (PSSTK) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembangkan inovasi kosmetik berupa lulur mandi dari garam laut dan bahan alami. Produk bernama Lumare yang bermakna Cahaya dari Laut ini memanfaatkan bahan baku utama dari garam pantai selatan Yogyakarta.

1. Tingkatkan nilai tambah garam petani Pantai Selatan

Gelombang tinggi disertai angin kencang di pantai selatan Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Tim Peneliti UGM, Prof. Leni Sophia Heliani, menyampaikan inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas garam rakyat melalui diversifikasi produk bernilai ekonomi tinggi.

"Garam berperan sebagai eksfoliator alami untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan kotoran di permukaan kulit. Produk Lumare Salt Body Scrub menggunakan garam berkualitas tinggi dari petani Pantai Selatan dan telah melalui uji iritasi (dermatologically tested) untuk memastikan keamanannya," ujar Leni, Kamis (23/7/2026).

Dosen Teknik Geodesi UGM ini menambahkan, Lumare hadir dalam dua varian, yaitu kopi untuk mengembalikan energi tubuh dan kesegaran kulit, serta matcha untuk detoksifikasi total dan memberikan rasa tenang.

"Dua kebaikan alam, satu solusi kulit berkilau khas Jogja," tuturnya.

2. Tren perawatan tubuh alami

ilustrasi lulur atau scrub kaki (pexels.com/Anna Tarazevich)

Pengembangan Lumare juga menjadi langkah untuk mendukung kebijakan pemerintah melalui Perpres No. 17 Tahun 2025 tentang hilirisasi garam nasional menjadi produk bernilai tambah. Kualitas garam Pantai Selatan yang diproses secara bersih menjadikannya berpotensi besar sebagai bahan baku kosmetik premium.

"Tren konsumen saat ini semakin mengarah pada perawatan tubuh yang alami, aman, dan ramah lingkungan. Inovasi ini menjawab tantangan tersebut sekaligus memberdayakan ekonomi petani garam," jelas Leni.

Curated For You

Editorial Team

Related Article