Ilustrasi penyelenggara pemilu. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sleman, Indah Sri Wulandari menyebut Trapsi menerapkan bekerja dari rumah (WFH) sejak tanggal 21 Desember 2020 lalu. Kendati ia belum mengetahui secara pasti kapan yang bersangkutan terkonfirmasi COVID-19.
"Untuk surat kedokteran (keterangan COVID-19) saya belum lihat," ujar Indah saat dikontak, Selasa (29/12/2020).
Meski demikian, hal ini tak sampai berdampak pada operasional KPU Sleman. Kegiatan berlangsung seperti biasa, lantaran Indah mengklaim, berdasarkan hasil skrining pada para pemilik riwayat kontak erat tak seorang pun yang terindikasi terpapar COVID-19.
"Yang pasti kami dari KPU Kabupaten, kemudian sekretariat menindaklanjutinya dengan segera melaksanakan tes swab. Semuanya alhamdulillah negatif," bebernya.