Jelang Idul Adha Warga Bantul Diminta Waspadai Pencuri Ternak

Bantul, IDN Times - Peternak di Bantul diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian ternak menjelang Idul Adha. Dalam sepekan ini saja sudah terjadi pencurian 12 ekor domba di Kandang Kelompok di Padukuhan Ngepet Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden. Bahkan pelaku hanya menyisakan satu ekor anakan domba atau cempe saja dalam aksi tersebut.
1. Pencuri gasak ternak saat warga lengah jaga ternaknya

Kasi Humas Polres Bantul, I Nengah Jeffry mengatakan aksi pencurian ternak diduga terkait dengan kenaikan harga ternak menjelang Iduladha. Selain itu, pencuri memanfaatkan kelengahan para peternak yang menitipkan ternaknya di kandang kelompok.
"Para pencuri ternak ini memanfaatkan kelengahan warga yang meninggalkan ternak di kandang kelompok yang tidak dijaga atau memanfaatkan waktu saat ronda selesai," ujarnya, Jumat (31/5/2024).
2. Bhabinkamtibmas diterjunkan untuk beri imbauan kepada peternak

Untuk mencegah pencurian ternak, kata Jeffry, jajaran Polsek di bawah Polres Bantul akan terus memantau wilayahnya masing-masing.
"Kami juga mengimbau warga agar menggiatkan lagi siskamling tiap malam agar meminimalisir kejahatan malam," ucapnya.
Tak hanya itu, para Bhabinkamtibmas juga diterjunkan di lapangan dengan menyambangi langsung para peternak untuk memberikan imbauan.
3. Waspadai penipuan pembelian ternak dengan modus pemalsuan bukti transfer

Selain pencurian, Jeffry juga meminta peternak untuk mewaspadai modus penipuan dengan pemalsuan bukti transfer mobile banking.
Pada kasus transaksi barang, penipu yang berpura-pura menjadi pembeli biasanya melakukan pembelian lewat telepon atau WhatsApp. Selanjutnya, mereka mengelabui calon korban dengan mengonfirmasi pembayaran serta memberikan screenshot bukti transfer dari mobile banking yang sudah diedit sedemikian rupa.
“Dengan demikian, calon korban pun percaya dan mengirimkan barang yang ia jual,” katanya.
Imbauan itu disampaikan Jeffry mengingat di Bantul terjadi penipuan pembelian hewan ternak secara online pada 14 Mei 2024. Korban warga Dlingo, Bantul bernama Sujarwoko (29) rugi hingga Rp 50 juta karena kehilangan sapi.
“Cek kembali bila jual beli melalui online, terutama bukti pembayaran via transfer,” ujarnya.















