Film Pelangi di Mars. (Dok. Istimewa)
Salah satu penonton yang datang bersama anaknya, Putri turut mengapresiasi film Pelangi di Mars. Menurutnya kehadiran film ini menjadi sesuatu yang segar bagi industri film di Indonesia khususnya untuk film anak.
“Filmnya bagus, capaian fresh film anak di Indonesia. Anak-anakku suka banget, apalagi materi filmnya tentang planet, manusia, sama robot. Jadi kaya pengetahuan baru sih. Premisnya juga oke. Lucu, seru, dan hangat!,” ungkap Putri.
Diketahui salah satu kekuatan paling menonjol dari Pelangi di Mars terletak pada skala kolaborasi yang membentuk keseluruhan produksinya. Film ini bukan hanya hasil kerja satu tim kecil, melainkan melibatkan ratusan talenta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari animator, VFX artist, hingga berbagai peran teknis lainnya yang bekerja di balik layar.
Skala ini menjadikan Pelangi di Mars sebagai proyek kolektif yang mencerminkan potensi besar industri kreatif nasional. Setiap elemen yang terlihat di layar terasa sebagai hasil dari kontribusi banyak pihak yang disatukan dalam satu visi yang sama.
Keterlibatan ratusan kreator tidak hanya menjadi angka, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas film ini. Dunia yang ditampilkan terasa kaya dan berlapis, mencerminkan perpaduan berbagai perspektif kreatif yang saling melengkapi.