Sleman, IDN Times - Angka kasus harian COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih belum menunjukkan adanya penurunan. Padahal, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali telah berlangsung selama 12 hari. Dari data pada 14 Juli 2021, setidaknya terdapat 2.350 kasus konfirmasi positif baru di DIY dengan angka kematian mencapai 65 kasus.
Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Riris Andono Ahmad, mengungkapkan, sudah seharusnya Pemda DIY tegas dalam menerapkan PPKM Darurat. Setelah itu, barulah PPKM Darurat bisa efektif menurunkan lonjakan kasus COVID-19.
“Tujuan PPKM kan menurunkan mobilitas. Jadi penerapannya harus tegas, pembatasan mobilitas harus ketat, tapi saat ini implementasinya tidak cukup kuat menekan mobilitas” ungkapnya pada Rabu (14/7/2021).
