Sebelumnya, arus lalu lintas di Simpang Tiga Piyungan sempat menyempit karena proyek perbaikan jalan berupa pemasangan rigid beton yang menggunakan sebagian badan jalan. Kondisi itu membuat petugas menerapkan rekayasa lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
"Simpang tiga Piyungan ini sebenarnya mengalami perbaikan mulai hari Senin (8/6) hingga Jumat (31/7) mendatang. Perbaikan itu terkait dengan pemasangan rigid beton sehingga membuat jalur di sekitar simpang tiga Piyungan menyempit," ucap Rita.
Meski seluruh lajur telah dibuka sementara, Rita mengimbau masyarakat tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta lebih waspada karena masih terdapat sisa material proyek dan aktivitas pekerja di sekitar lokasi.
"Kami minta pengendara jangan ngebut walau jalur sudah lancar karena sisa material proyek masih ada di sekitar lokasi. Pengguna jalan diimbau untuk tetap hati-hati saat melintasi kawasan tersebut," tutupnya.