Sleman, IDN Times - Pandemik COVID-19 membuat gereja-gereja yang biasanya menyelenggarakan Ibadah Natal secara luring, harus berganti dengan melakukan ibadah daring.
Sekretaris Umum Badan Kerja Sama Gereja Gereja Kristen (BKSGK) Kabupaten Sleman, Pendeta Eko Kurniawan Wibowo, menjelaskan dari laporan yang dihimpun BKSGK, kurang lebih 70 persen gereja Protestan di Kabupaten Sleman melakukan ibadah Natal secara daring.
"Ibadah Natal pada dasarnya berjalan dengan sangat ketat, kebanyakan menggunakan daring, 70 persen gereja menggunakan daring," ungkapnya pada Jumat (25/12/2020).
