Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tanda Seseorang Kurang Nyaman, dari Gestur Tubuh hingga Gerakan Tangan
ilustrasi merasa cemas (freepik.com/stockking)

Kenyamanan di tengah kerumunan tidak dirasakan semua orang. Bagi sebagian individu, keramaian justru memicu rasa cemas dan tekanan batin. Simak lima indikasi yang menunjukkan seseorang merasa kurang nyaman di tengah kerumunan. Apakah kamu juga merasakannya?

1. Memegang hidung

ilustrasi wanita memegang hidung (pexels.com/Brandon Nickerson)

Salah satu tanda mencolok dari ketidaknyamanan di tempat keramaian adalah kebiasaan memegang atau menutup hidung secara berulang. Tindakan ini bisa mencerminkan keengganan terhadap bau yang menyengat, polusi udara, atau sekadar reaksi fisik terhadap kecemasan.

Dalam beberapa kasus, memegang hidung juga dapat menjadi bentuk perlindungan psikologis untuk mengatasi rasa tidak aman. Memegang hidung biasanya terjadi di momen ketika sedang berbicara dengan orang asing, atau terlalu lama bersosialisasi di tempat yang mereka tidak sukai.

2. Menghindari kontak mata

ilustrasi menghindar (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Orang yang merasa tidak nyaman di tempat ramai sering menghindari kontak mata dengan orang lain. Mereka cenderung menundukkan kepala, memandang ke bawah, atau memalingkan wajah. Menghindari kontak mata dari orang lain adalah tanda bahwa mereka merasa tidak nyaman. Jika dibiarkan terlalu lama, akan terjadi serangan panik atau yang lebih parah, adanya pikiran negatif yang menyerang psikologis dan fisik.

3. Menggerakan tangan secara gelisah

Ilustrasi seorang wanita yang gelisah (pexels.com/Liza Summer)

Kebiasaan lain yang mencirikan ketidaknyamanan adalah gerakan tangan yang gelisah, seperti memainkan rambut, menggosok tangan, atau meremas benda. Ini adalah tanda kecemasan yang sulit dikendalikan, di mana seseorang mencoba menyalurkan rasa tidak nyaman melalui gerakan fisik.

Menggerakan tangan secara gelisah adalah tanda bahwa seseorang merasa tidak nyaman dan ingin segera pergi dari tempat tersebut. Pelampiasan tersebut adalah bukti jika ada yang menganggu dan membuatnya tidak ingin ada di tempat yang banyak dengan aktivitas sosial.

 

4. Menjaga jarak dari orang lain

Ilustrasi seseorang yang merasa gelisah (unsplash.com/Adam Custer)

Seseorang yang tidak nyaman di keramaian, lebih memilih berdiri di sudut atau pinggir ruangan. Mereka mungkin merasa lebih aman dengan memiliki ruang pribadi yang cukup dan mengurangi kontak langsung dengan orang lain.

Menyendiri adalah langkah yang kerap dilakukan ketika seseorang masin asing di tempat yang baru, takut akan berkenalan dengan orang baru adalah tanda bahwa mereka tak mau untuk memulai interaksi atau bahkan tidak ingin bersosialisasi dengan orang baru.

5. Menunjukan ekspresi wajah yang tegang

Ilustrasi suasana tegang antara pasangan (pexels.com/Anete Lusina)

Ekspresi wajah, seperti bibir terkatup atau rahang mengeras, merupakan indikator dari rasa cemas. Meski reaksi ini manusiawi, mencari bantuan profesional sangat disarankan jika rasa cemas tersebut terus berlanjut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team