Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Menjaga Mobil Hybrid Tetap Fit, Biasakan untuk Merawat
ilustrasi mobil hybrid (pexels.com/Ed Harvey)

Mobil hybrid saat ini makin menjadi favorit. Keunggulannya dalam efisiensi bahan bakar membuat dompet tetap aman. Tapi, perawatan juga sangat penting agar performanya tetap maksimal. Banyak yang masih bingung perihal cara merawat mobil hybrid. Berikut lima tips jitu, agar mobil hybrid tetap tahan lama dan hemat bahan bakar. 

1. Rutin periksa sistem pendinginan

ilustrasi mobil hybrid (pexels.com/Kindel Media)

Sistem pendinginan ini merupakan bagian penting mobil hybrid. Overheating bisa merusak berbagai komponen internal. Setiap tiga bulan sekali, periksa cairan pendinginan dan pastikan tidak ada kebocoran.

Jika banyak kotoran menempel, bersihkan radiator secara berkala. Pastikan suhu mesin tetap stabil saat berkendara. Suhu yang terlalu tinggi bisa menurunkan performa mesin. Manfaatkan alat pengukur suhu untuk memantau kondisi. Mengganti cairan pendinginan setiap dua tahun juga jadi langkah yang bijak, dan patuhi jadwal perawatan yang direkomendasikan pabrikan. 

2. Perawatan ban secara berkala

ilustrasi mobil hybrid (pexels.com/Kindel Media)

Ban mobil hybrid berpengaruh besar pada efisiensi bahan bakar. Pastikan tekanan angin ban selalu sesuai rekomendasi. Ban dengan tekanan rendah bisa mengakibatkan pemborosan bahan bakar, selain itu, periksa tread atau kembangan ban. Jika warnanya sudah tipis, saatnya ganti ban baru.

Rotasi ban dilakukan setiap 10 ribu km untuk distribusi keausan yang merata. Lakukan pengecekan alignment untuk memastikan mobil melaju lurus. Ban yang kurang align bisa membuat pengemudi lebih cepat lelah. Pastikan ban spare juga dalam kondisi baik. 

3. Ganti oli secara teratur

ilustrasi mobil hybrid (pexels.com/Ed Harvey)

Oli mesin sangat berpengaruh pada performa mobil hybrid. Ganti oli secara rutin setiap 5 ribu km. Oli yang kadaluarsa dapat menyebabkan gesekan berlebih, akan membuat mesin bekerja lebih keras, dan hasilkan konsumsi bahan bakar tinggi.

Pilihlah oli sintetis yang cocok untuk mobil hybrid. Oli berkualitas akan menjaga mesin tetap halus. Selain itu, ganti filter oli bersamaan dengan penggantian oli. Filter tersumbat bisa mengurangi sirkulasi oli. Pastikan semua komponen dalam kondisi prima. Oli yang bersih bikin mesin lebih responsif setiap menghidupkan mesin.

4. Periksa sistem rem

ilustrasi mobil hybrid (pexels.com/Kindel Media)

Sistem rem berfungsi untuk menjaga keselamatan saat berkendara. Pada mobil hybrid, sistem regeneratif berguna untuk mengisi ulang baterai. Bersihkan dan periksa kampas rem minimal enam bulan sekali. Jika terlihat aus, segera ganti agar performa tetap optimal.

Rem yang baik membuat pengemudi lebih percaya diri. Juga, hindari melakukan rem mendadak, lantaran bisa memperpendek usia komponen rem. Gunakan rem secara halus saat berkendara. Ini membantu menghemat konsumsi energi dari baterai. Pastikan kaliper rem selalu bergerak lancar. 

5. Jaga kebersihan bodi dan interior

ilustrasi mobil hybrid (pexels.com/Philippe WEICKMANN)

Cuci bodi mobil minimal dua minggu sekali. Kotoran dapat menyebabkan korosi yang merusak cat. Menjaga interior juga sangat penting, bersihkan jok dan dashboard dari debu serta kotoran. Gunakan bahan pembersih yang aman agar tidak merusak. Ingat perawatan bodi dan interior meningkatkan nilai jual. 

Mempunyai mobil hybrid memang menyenangkan. Namun, menjaga agar performanya tetap optimal dibutuhkan perhatian ekstra. Lima tips di atas akan membantu memperpanjang usia mobil. Selalu ingat, mobil membutuhkan cinta dan perhatian. Jadikan kebiasaan baik dalam merawat mobil hybrid.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team