Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tahun Ini Kawasan Wisata Candi Prambanan Bakal Direvitalisasi
Kawasan wisata Candi Prambanan, Kamis (30/4/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

  • InJourney Destination Management akan melakukan revitalisasi menyeluruh kawasan wisata Candi Prambanan mulai tahun depan, melanjutkan proyek serupa di Candi Borobudur.
  • Revitalisasi tahap awal difokuskan pada Teater Pentas Sendratari Ramayana dan area sekitarnya, dengan target penyelesaian akhir tahun ini sebelum pengembangan area komersial dimulai.
  • Kolaborasi IDM dan BTN mencakup dukungan sistem pembayaran, pembiayaan, serta promosi untuk memperkuat ekosistem pariwisata dan meningkatkan daya tarik wisata Candi Prambanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times – InJourney Destination Management (IDM) merencanakan revitalisasi kawasan wisata Candi Prambanan, untuk menambah pengalaman baru bagi wisatawan. 

“Prambanan InsyaAllah tahun depan akan kami melakukan revitalisasi menyeluruh untuk (kawasan) Prambanan,” ujar Direktur Utama IDM Febrina Intan, di kawasan Candi Prambanan, Kamis (30/4/2026).

1. Revitalisasi pertama dilakukan di Teater Pentas Ramayana

Kerja sama IDM dan BTN, di kawasan Candi Prambanan, Kamis (30/4/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Febrina menyebut rencana ini melanjutkan revitalisasi kawasan wisata yang dikelola IDM yaitu Candi Borobudur. “Borobudur kan sudah banyak perubahan sudah 95 persen, tahun depan adalah Prambanan,” ungkap Febrina.

Febrina mengungkapkan untuk pertengahan tahun ini ditarget revitalisasi Teater Pentas Sendratari Ramayana dan sekitarnya. “Teater Pentas dan sekitarnya di Juni, Juli tahun ini selesai di akhir tahun. Terus kemudian tahun depan InsyaAllah seluruh area yang ada di sini (Prambanan), pengembangan area komersial, karena candinya kita nggak bisa apa-apain,” ucapnya.

2. Tambah pengalaman baru bagi wisatawan

(ki-ka) Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu dan Direktur Utama IDM Febrina Intan. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Febrina mengharapkan dengan revitalisasi tersebut dapat menambah pengalaman bagi wisatawan. Berbagai pengalaman lain untuk wisatawan nantinya akan dihadirkan, seperti area komersial, food and beverage, dan merchandise.

“Kan pasar juga ada, akan kita lebih baguskan lagi. Kemudian juga pengembangan sampai Candi Sewu. Sekarang orang kebanyakan hanya ke sini, seolah-olah tidak terintegrasi. Semua akan terintegrasi, akan ada art space juga buat seniman berkarya,” ujar Febrina.

Dalam pengembangan wisata Candi Prambanan, Febrina menyebut bekerja sama dengan BTN. Ia menilai kolaborasi ini penting untuk membangun ekosistem pariwisata. “Kita semua bersama bertransformasi memberi pengalaman yang relevan ke audiens,” kata dia.

3. Dukunga bagi pengembangan candi

Kerja sama IDM dan BTN, di kawasan Candi Prambanan, Kamis (30/4/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menyambut kolaborasi dengan IDM. Ia menyebut sektor wisata berkontribusi pada PDB sekitar empat persen.

“Gak ada negara maju yang wisatanya gak maju. Jadi kalau kita melihat rencana Indonesia akan semakin maju, pasti wisatanya akan maju. Kita menyambut baik segala macam perbaikan, revitalisasi,” kata Nixon.

Berbagai kerja sama akan dijalankan oleh IDM dan BTN, seperti sistem pembayaran, transaksi, pembiayaan, maupun dukungan untuk memajukan wisata Candi Prambanan. “BTN kita punya tujuh juta customers, tujuh juta itu juga pasti banyak yang suka travel. Nanti kita bantu dorong juga program TWC ke mereka, kita komunikasikan pakai promo dan sebagainya, sehingga ini juga bisa menjadi traffic buat teman-teman TWC,” ujar Nixon.

Editorial Team