Comscore Tracker

Abaikan Protokol Kesehatan, Satpol PP Sleman Akan Bubarkan Kerumunan 

Masyarakat bisa langsung melapor jika melihat kerumunan 

Sleman, IDN Times - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Slemanmasih menemukan warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum.

Tidak hanya itu, Plt Kepala Satpol-PP Kabupaten Sleman, Arif Pramana mengatakan pihaknya masih menemukan kerumunan di beberapa tempat tanpa mempedulikan protokol kesehatan COVID-19. 

Baca Juga: Langgar Protokol Kesehatan COVID-19, Tempat Usaha di Sleman Disemprit 

1. Tiap hari lakukan pengawasan

Abaikan Protokol Kesehatan, Satpol PP Sleman Akan Bubarkan Kerumunan Satpol PP Kabupaten Sleman saat melakukan patroli kewilayahan. Dok: Satpol PP Sleman

Arif menjelaskan pihaknya masih menemui yang tidak menaati protokol COVID-19, untuk itu patroli masih terus dilakukan.

"Kerumunan masih banyak di wilayah utara, di Gardu Pandang, TNGM (Taman Nasional Gunung Merapi). Rata rata masih banyak yang bersepeda dan tidak menjaga jarak. Sehingga kita sifatnya imbauan bahwa harus jaga jarak dan memakai pakai masker," terangnya pada Jumat (12/6).

 

 

 

2. Tak patuhi protokol kesehatan COVID-19, siap bubarkan kerumunan

Abaikan Protokol Kesehatan, Satpol PP Sleman Akan Bubarkan Kerumunan Satpol PP Kabupaten Sleman saat melakukan patroli kewilayahan. Dok: Satpol PP Sleman

Jika dalam pengawasan tim Satpoll PP melihat kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan seperti yang terjadi di kawasan Malioboro, maka pihaknya tidak segan untuk melakukan membubarkan 

"Kalau sudah mengkhawatirkan kita lakukan pembubaran, kita juga kerja sama dengan kepolisian," ungkapnya.

3. Jika melihat kerumunan masyarakat bisa langsung melapor

Abaikan Protokol Kesehatan, Satpol PP Sleman Akan Bubarkan Kerumunan Satpol PP Kabupaten Sleman saat melakukan patroli kewilayahan. Dok: Satpol PP Sleman

Di dalam melakukan patroli, pihaknya membagi personel dalam tiga shift. Pembagian waktu patroli pada pagi, siang serta malam hari. Dalam satu shift petugas yang terlibat mencapai 10 personel.

Arif menjelaskan jika masyarakat masih ada yang menemukan kerumunan di wilayah Sleman bisa langsung melaporkan ke Satpol PP. Pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan petugas kepolisian untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

"Kalau ada kerumunan boleh melaporkan, nanti akan ditindaklanjuti. Kita kolaborasi dengan kepolisian," paparnya. 

Baca Juga: Beberapa Fasilitas Pendukung Physical Distancing di Malioboro Dirusak

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya