Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sejumlah Kepala Daerah Merapat di DPD PDIP DIY
Suasana bagian depan kantor DPD PDI Perjuangan DIY di Kota Yogyakarta, Jumat (21/2/2025). (IDN Times/Daruwaskita

Yogyakarta, IDN Times - Sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan yang baru saja dilantik pada 20 Februari 2025 menunda keikutsertaan dalam retreat di AKMIL Magelang. Penundaan ini menyusul instruksi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, setelah Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, ditahan oleh KPK.

Kepala daerah dari PDIP rencananya berkumpul di Kantor DPD PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kota Yogyakarta, sembari menunggu arahan lebih lanjut dari Megawati.

Dari pantauan IDN Times di sekitar kantor DPD PDIP DIY, tampak puluhan satgas Banteng Moncong Putih berjaga di pintu masuk kantor. Sejumlah mobil juga hilir mudik untuk menjemput maupun mengantar tamu.

Sekretaris DPD PDIP DIY, Totok Hedi, memilih irit bicara saat keluar dari Kantor DPD PDIP DIY pada Jumat (22/2/2025). Kepada awak media yang menunggu di luar, ia hanya berkata singkat, "Saya sedang buru-buru," sambil melambaikan tangan dan masuk ke mobil.

Sementara itu, sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah tampak sudah hadir di Kantor DPD PDIP DIY.

Bupati Manokwari Selatan, Papua Barat, Bernard Mandacan, mengatakan dirinya mampir ke kantor DPD PDIP DIY untuk menunggu instruksi dari Ketua Umum PDIP sebelum melanjutkan perjalanan ke Magelang. "Menunggu instruksi lanjutan dari Ibu Mega, tapi saya melanjutkan perjalanan ke Magelang, bukan ke tempat retreat," ujarnya.

Senada, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan akan mengikuti arahan Megawati. "Kami tegak lurus instruksi Ibu Ketum. Semua kepala daerah dari PDI Perjuangan saat ini menunda (keikutsertaan dalam retreat) sampai ada instruksi lebih lanjut," katanya lewat pesan singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, beberapa kepala daerah yang telah hadir di Kantor DPD PDIP DIY di antaranya berasal dari Nias Selatan, Manggarai, Papua Barat, Papua Pegunungan Bintang, Lampung, Bangka Belitung, Maluku Utara, dan Bali. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, juga terlihat di lokasi. Namun, Endah Subekti belum tampak.

Editorial Team

Related Article