Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Satgas DIY Perkirakan Puncak COVID-19 Berlangsung 40 Hari
Ilustrasi COVID-19 (IDN Times)

Yogyakarta, IDN Times - Satgas COVID-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut puncak kasus COVID-19 akan terjadi selama 40 hari. Perkiraan tersebut mengacu analisis dari sejumlah negara lain.

Diketahui penambahan kasus COVID-19 beberapa waktu terakhir di DIY mengalami peningkatan. Awal November ini pada Selasa (1/11/2022) tercatat penambahan kasus sebanyak 124, lalu pada Rabu (2/11/2022) tercatat 139, Kamis (3/11/2022) penambahan sebanyak 104 kasus. Kasus aktif sendiri saat ini tercatat sebanyak 1.207 kasus.

1. Dampak tidak berat

Sekretaris Satgas COVID-19 DIY, Biwara Yuswantana (kiri). (IDN Times/Herlambang Jati)

Meski terjadi kenaikan kasus dalam beberapa waktu terakhir, namun dampak dari COVID-19 ini dinilai tidak berat. "Memang ada peningkatan, kira-kira 40 hari, nanti bisa turun. Dampaknya tidak berat," kata Sekretaris Satgas COVID-19 DIY, Biwara Yuswantana, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jumat (4/11/2022).

Biwara mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh menjaga protokol kesehatan (prokes), pasalnya saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 juga masih diberlakukan. "Vaksinasi juga akan digencarkan lagi," ujar pria yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY.

2. Sub varian baru XBB

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Saat disinggung terkait sub varian baru XBB hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY belum bisa menyimpulkan, apakah sudah ada atau belum.

"Kalau varian baru DIY belum bisa matur, karena baru melakukan sequencing melihat varian apa. Seminggu kedepan paling cepat (hasilnya), karena melakukan WGS (Whole Genome Sequencing). Perlu dikumpulkan dulu sampelnya," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DIY, Setyarini Hestu Lestari.

Hestu melihat sebenarnya kepatuhan masyarakat untuk menjaga prokes sudah cukup baik saat ini. Pihaknya juga akan mendorong percepatan vaksinasi, untuk meningkatkan herd immunity masyarakat.

3. Percepatan vaksinasi

ilustrasi vaksinasi COVID-19 (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Proses vaksinasi disebut sempat mengalami kendala karena ketersediaan stok vaksin. Selain juga minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi mulai menurun. "Saat ini vaksin sudah mulai masuk dan disegerakan vaksinasi, agar herd immunity bisa tercapai. Untuk masyarakat mungkin perlu trigger, seperti syarat perjalanan harus booster," ujar Hestu.

DIY sendiri mendapat ribuan vial vaksin COVID-19. "Terakhir DIY sendiri mendapat 1.950 vial dan 598 vial, expired bulan Februari 2023. Satu vial itu bisa untuk 10 dosis. Harapannya masyarakat segera vaksin. Capaian vaksin booster di DIY saat ini masih 43,78 persen dari target 2,8 juta sasaran," ujarnya.

Editorial Team

Related Article