Ilustrasi pengunjung berwisata di Malioboro, Yogyakarta. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Tri Sotya Atmi, menyebut selama libur Lebaran 2026 disiagakan lima posko reaksi cepat untuk menjaga kenyamanan dan keamanan kawasan Malioboro. Posko tersebut melayani respons cepat, kebersihan, serta kebutuhan lain yang dapat diakses wisatawan.
Lima posko itu berada di kawasan Sosrowijayan, Perwakilan, Dagen, Ketandan, dan Beskalan. Selain itu, tersedia pusat informasi berbasis CCTV, radio, dan layanan Jogomaton untuk menindaklanjuti aduan pengunjung. Fasilitas pendukung lain juga disiapkan, seperti toilet portabel guna menjaga sanitasi, serta perawatan cekungan parkir andong.
“Kami optimalisasi radio dan penggunaan pengeras suara ataupun toa untuk memberikan panduan serta himbauan keamanan serta real-time kepada pengunjung. Kami juga ada kampanye kawasan KTR atau kawasan tanpa rokok sebagai implementasi KTR melalui edukasi persuasif oleh ikon (edan-edanan) Mbok Rono dan Mbak Mul, Mbak Pul setiap akhir pekan. Dan juga ada penyediaan papan informasi, untuk memudahkan akses petunjuk arah dan layanan,” terang Sotya saat jumpa pers persiapan libur Lebaran belum lama ini.